Namaku Alissa. Usiaku 24 tahun ketika mama menikah lagi dengan pria yang akan menjadi papa tiriku.
Pernikahan itu digelar di hotel bintang tujuh paling mewah di Jakarta. Keluarga kami-keluarga baru-adalah simbol kekuasaan dan kekayaan yang tak terbantahkan.
Mama, Ratna Paramita, adalah janda konglomerat yang mewarisi kerajaan properti dari papa kandungku yang meninggal lima tahun lalu. Dan pria di sampingnya-Aryasuta Wiragraha-adalah CEO perusahaan investasi terbesar di Asia Tenggara. Tampan. Berkuasa. Dan matanya... matanya menyimpan sesuatu yang membuatku gelisah sejak pertama kali bertemu.
Malam itu, di tengah pesta yang gemerlang, aku berdiri di sudut ruangan dengan gaun satin hitam yang membelit tubuhku seperti kutukan. Mama terlalu sibuk bersosialisasi. Para tamu terlalu sibuk bermuka dua. Dan aku terlalu sibuk berpura-pura menjadi bagian dari dunia yang tidak pernah kuinginkan.
Lalu dia datang.
Aryasuta berjalan melewati kerumunan, menerima jabat tangan dan senyuman, tapi matanya-matanya tidak pernah lepas dari wajahku. Ketika akhirnya dia berdiri di depanku, seluruh ruangan serasa lenyap.
"Alissa." Suaranya berat, dalam, seperti beludru yang digesekkan ke kulit telanjang. "Kamu lebih cantik dari foto."
Aku meneguk ludah. "Selamat, Om-eh, Selamat, Pa-"
Dia tertawa. Tawa yang membuat bulu kudukku meremang.
"Panggil aku sesukamu." Jarinya menyentuh daguku, mengangkatnya hingga aku menatap matanya. "Kita keluarga sekarang. Tidak perlu formalitas."
Sentuhannya hangat. Terlalu hangat. Dan terlalu lama.
"Apa mulai sekarang kita akan tinggal bersama?" tanyaku, berusaha terdengar tenang.
"Tentu." Dia tersenyum. Senyum yang tidak pernah kulihat dia berikan pada siapa pun malam itu.
Dia mendekat, cukup dekat untuk aku mencium aroma parfumnya-kayu oud, musk, dan sesuatu yang liar.
⚠️Warning 18+ | please be wise⚠️
All Rights Reserved