Hanya sembilan bulan

Hanya sembilan bulan

  • WpView
    Membaca 61,837
  • WpVote
    Vote 1,837
  • WpPart
    Bab 77
WpMetadataReadLengkap Sab, Agt 31, 2024
WpInfo
Fiksi
Romansa
Aku bernama Nozafitri Utami yang sering di panggil Noza. Kehidupan Normal yang aku jalani harus menjadi jungkir balik karena mendapatkan pelecehan dari seorang pria yang aku segani dan hormati. Banyak mimpi dan tujuan yang aku layangkan tinggi seakan sirna menjadi sebuah kemalangan. "Pergi! Menjauh dari hidupku, kalau bisa selamanya!" Noza begitu marah. "Jangan menyalahkan takdir, maaf, kalau aku hanya sebentar bukan menetap." Lintang Putra Hartawan. Tidak ada cara menebus peling tepat atas rasa sakit yang dirasakan seseorang yang begitu diharapkan kehadirannya. Kejadian itu merubah semuanya, membawa Lintang dalam perasaan menyesal yang tak kunjung usai.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • Korban silaturahmi [TAMAT]
  •  HAZELA
  • Alshana
  • ALFHALETT
  • Serpihan Cinta Dalam Harapan
  • Dear of Natasya
  • BLUE HOUR (Rona Senja di Langit Biru)

"Aku yang bakal bawa Dhega." "Kamu gila, Bayu? Kamu gak mikirin anak-anak? "Aku atau kamu yang gila? Aku atau kamu yang nggak mikirin anak-anak?" Sedari ia kecil sang ibu selalu memarahinya dengan alasan jika ia harus berguna dan tidak merepotkan orang lain. Ibunya yang selalu meremehkan hal-hal kecil yang ia lakukan, ibunya yang selalu mementingkan dan mengutamakan sang anak pertama. Dunianya kala itu harusnya hanya tentang bermain, malah ikut andil dalam permasalahan orang dewasa. Dan naasnya, ia harus melihat kedua orang tuanya yang memilih untuk berpisah. membuat dirinya harus ikut dengan sang ayah. Semesta Radhega yang tidak ingin melulu menjadi akhir, ia juga ingin menjadi yang utama, yang selalu diprioritaskan ibunya. "Begitu sulit menyuarakan luka, saat mereka terus-menerus mendesakmu untuk sempurna."

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan