"Fitri" Kembali Bernafsu

"Fitri" Kembali Bernafsu

  • WpView
    Reads 67,045
  • WpVote
    Votes 160
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 11, 2024
[MATURE 18++ CERITA BERISIKAN KATA-KATA YANG HANYA DAPAT DINIKMATI OLEH KALANGAN DEWASA] BASED ON REAL STORY OF ME! Oke, sebelum aku melanjutkan kisah persetubuhanku dengan Penjual Rokok di samping toko. Aku ingin melanjutkan kisah persetubuhanku setelah 2 tahun berselang dengan Kak Fitri yang tak lain adalah tetanggaku sendiri. (Baca: NGIDAM WANITA HAMIL) Singkat saja, 2 tahun berselang setelah Kak Fitri melahirkan anak ketiganya dimana sesaat sebelum melahirkan, tepatnya saat ia sedang Hamil Besar, Kak Fitri dengan santainya mengatakan jika ia sangat ingin merasakan bersetubuh denganku. Padahal aku dan Kak Fitri sendiri adalah saudara jauh. Setelah beberapa bulan ia melahirkan, aku bahkan sering menggodanya dari belakang rumah. Namun kegiatan itu terhambat akibat adanya adik dari suaminya yang tidur dan menjaga anak ketiga kak Fitri dan Om Joko saat itu. Namun setelah 2 tahun berselang, dan tepatnya sangat akhir tahun 2023 kemarin dimana Diana (Adik dari Om Joko) pulang ke kampung halamannya sebentar karena ingin merayakan tahun baru bersama teman-temannya, disitulah aku mulai menggoda kak Fitri kembali. OK let's the story begin!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝙄𝙧𝙧𝙚𝙥𝙡𝙖𝙘𝙚𝙖𝙗𝙡𝙚 - Sehun x Yoona ✔️
  • Marriage Is Scary Or Happy?
  • REGATHAN [END]
  • MY EX HUSBAND (END) (Tahap Revisi)
  • AUTO JANDA [ TAMAT ]
  • Unplanned marriage
  • R E T A K  (TAMAT-SUDAH TERBIT)
  • I'm Hurt (Sehun - Jieun) (✔)
  • HE'S MY HUBBY •18+• [END]

‼️F I K S I‼️ 𝙄𝙧𝙧𝙚𝙥𝙡𝙖𝙘𝙚𝙖𝙗𝙡𝙚 (adj) : tak tergantikan 🍀🍀🍀🍀🍀 "Buat Kakak," ucap seorang wanita muda mengeluarkan sebuah amplop putih yang tercantum nama sebuah rumah sakit. "Buat aku? Rumah sakit? Kamu sakit?" tanyanya yang dibalas gelengan kepala oleh sang kekasih. Angkasa mengernyitkan keningnya, tangannya meraih amplop tersebut dan membukanya. Seketika wajahnya berubah pias seolah darah direnggut paksa dari wajahnya hingga membuat pucat sempurna seiring iris kembar legamnya menelusuri deretan kata yang tertera diatas kertas putih tersebut. "Aku hamil, Kak. Kata dokter anak kembar dan umurnya sudah 3 minggu." Seiring kalimat itu terucap, nadanya merendah hampir tak terdengar kalau Angkasa tidak memberi fokus padanya. "Gimana bisa? Senja, kita baru ngelakuin itu sekali. Enggak mungkin langsung jadi. Senja, bilang sama aku. Ini bukan anak aku kan?!" "Bukan anak kamu? Kakak nuduh aku ngelakuin itu sama orang lain, iya?" "Gak mungkin. Keluargaku gak punya keturunan kembar. Gak mungkin itu anak aku, Senja! Bilang sama aku, siapa yang udah menghamili kamu?" Setetes air terjun bebas dari pelupuk mata. Hatinya terluka begitu dalam sebab kalimat yang terucap bagaikan belati yang menyayat setiap lapisan hatinya. Senja sama sekali tidak pernah menyangka jika kalimat itu terucap dari bibir pria yang kerap kali menyatakan besarnya cinta yang dimiliki untuknya. Lantas apa sekarang? Dimana rasa cinta yang selalu digaungkan di telinganya itu? Bahkan Senja mendadak kehabisan kata. Senja seperti tak mengenal sosok didepannya. Asing. "Gugurin. Kalau kamu masih cinta sama aku, gugurin. Aku bakalan tetap menerima kamu asal kamu gugurin kandungan kamu." Kalimat terakhir yang Senja dengar sebelum kaki jenjangnya membawa tubuhnya melangkah pergi dari hadapan pria yang dicintainya itu tanpa ada niatan menoleh sedikitpun ke belakang meninggalkan Angkasa yang masih diam seribu bahasa tanpa berniat mengejarnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines