The Next Person

The Next Person

  • WpView
    LECTURES 60
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Chapitres 3
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mar., avr. 14, 2026
"Move On" bukanlah hal yang mudah. Tersisa memori-memori manis yang masih mengendap dalam benak, hingga berujung larut dalam kesedihan juga kerinduan. Entah itu pada waktu, seseorang, atau sudut-sudut tempat yang pernah dilalui. Kepergian seseorang tersayang membuat hidup menjadi lebih berliku. Danira yang masih suka menyambangi makam seseorang, sedang berusaha melawan rindu, duka, dan pahit pada takdirnya saat ini. Namun, semua perlawanan itu perlahan memudar.
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Say Bye
  • FORGET ME NOT (COMPLETED)
  • The Devil Boss [TAMAT]
  • Tangled Love
  • The Big Boss [Selesai]
  • Langit di Antara Kita
  • GAMON (REVISI)
  • Stuck  With You
  • Lika Liku Luka
  • Never Go
Say Bye

Setelah Ervan memutuskannya enam tahun lalu, Qia hanya ingin hidupnya baik-baik saja. Dia ingin kerja dengan giat, punya banyak teman, makan teratur, serta tidur nyenyak tanpa harus menonton video mukbang atau ASMR dulu di YouTube alih-alih untuk mengalihkan rasa sakit di hatinya yang selalu datang setiap malam. Keinginan itu tidak muluk, cenderung mudah, tapi kenapa terasa sangat sulit untuknya? Terlebih saat Ervan tiba-tiba mengumumkan pernikahan, semua rencana hidup baik-baik saja yang Qia susun, hancur berantakan. Qia hilang arah. Tidak mau Ervan melihatnya masih berantakan, segala upaya Qia lancarkan agar terlihat bahagia di depan cowok itu. Dari mulai mengencani banyak cowok hingga dia tidak sengaja menjadi selingkuhan orang. Atau juga belajar menerima Adi, cowok yang pernyataan cintanya selalu dia tolak dari SMP, sebagai masa depannya nanti. Namun, ketika hidup Qia sudah berjalan sebagaimana keinginannya, Ervan justru kembali lagi. Dan fakta yang baru diketahui Qia tentang cowok itu membuat keputusannya untuk terus berjalan ke depan, seketika penuh dengan keraguan dan tanda tanya. Dalam kisah ini, sebenarnya siapa yang lebih terluka? Dia atau Ervan? "Di waktu-waktu yang akan datang, sebanyak apa pun selamat tinggal terucap dalam kisah ini, aku harap tetap kamu tempatku kembali." *Cerita ini diperuntukkan pada pembaca yang sudah berumur 19+

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu