My beloved son

My beloved son

  • WpView
    Reads 841,641
  • WpVote
    Votes 52,341
  • WpPart
    Parts 44
WpMetadataReadMatureComplete Mon, May 12, 2025
xena menatap ke pria yang duduk diatas singgasana megah, pria berambut perak keemasan dengan mata biru sedingin es, aura dinginnya dibarengi dengan ketampanan dan tatapan setajam pedang, penguasa galaxy red eyes dan.. ayah kandungnya xena mencengkram bajunya, berusaha untuk tidak gemetar, dia hanyalah anak tidak penting dari selir rendahan, seorang omega yang bahkan tidak memiliki kekuatan, dikehidupan ini dia dan ayahnya belum mengenal secara dekat. xena tidak mau lagi menderita karena cinta terlarang seperti dikehidupan sebelumnya, menderita akibat kecemburuan gila, berusaha begitu keras sampai pada akhirnya dia mati karena ayahnya tidak mempercayainya, kematian menyadarkannya bahwa ayahnya tidak akan pernah memandangnya melebihi anak seorang selir. "Yang mulia, saya memohon izin untuk tinggal diluar istana" membutuhkan ijin kaisar untuk pangeran bisa tinggal sendirian diluar istana, dia akan pergi ke luar istana, tidak akan pernah kembali, dia akan menghilang. anak yang tidak penting ini akan menghilang. "tentu saja kamu sudah besar dan harus tinggal terpisah dari ibumu, baiklah, mulai besok kamu akan tinggal bersamaku" xena membeku, apakah dia salah mendengar?!, dia mendongakkan wajahnya, melihat tatapan lembut ayahnya. "kenapa" tubuhnya melunak saat feromon ayahnya mengelilinginya dan mencoba mendobrak feromonnya untuk bersatu dengannya. kenapa kehidupan ini berbeda ......... INCESS BOYLOVE ABO OMEGAVERS ERA ANTARBINTANG CLAUD (GONG) X XENA (SHOU)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Without Love?
  • [END] Be Your Exclusive Omega
  • Dibalik nafasku ada namamu (smartboom)
  • Queen And Her Devil Boy {Completed)
  • TIME will TELL {On Going}

"Apa maksud semua ini?" tanya Yibo dengan suara yang terdengar parau seolah menahan emosi. "Aku menyiapkan semua ini agar kita bisa menghabiskan waktu bersama," jawab Zhan sambil tersenyum hangat pada Yibo. Mendengar hal tersebut, wajah Yibo memerah karena menahan amarah dan rahangnya mengeras membuat Zhan menatapnya heran. "Tidak tahu malu." "A-apa? Maksudmu...." Yibo berdiri sambil menatap nyalang pada Zhan membuat pemuda itu menatapnya kebingungan. "Jangan berharap apapun dariku, Zhan." Zhan mengernyitkan dahinya heran setelah mendengar ucapan pria itu. "Jangan salah mengartikan perlakuanku padamu," ujar Yibo masih tetap menatap kedua mata Zhan yang mulai berlinang air mata. "Ini hanya perjodohan yang tidak berlandaskan cinta," imbuh Yibo begitu santainya melontarkan ucapan tersebut seolah Zhan tidak memiliki perasaan. Air mata sudah mengalir di pipinya setelah mendengar ucapan Yibo yang menyayat hatinya. "Ini hanya perjodohan, tidak boleh ada perasaan cinta di antaranya," lagi-lagi Yibo mengucapkan kalimat yang kian membuat Zhan semakin terluka. ••••• Bagaimana kehidupan Xiao Zhan setelah perjodohan itu?

More details
WpActionLinkContent Guidelines