Aku dan Luka ku

Aku dan Luka ku

  • WpView
    Reads 202
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 12, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Ditengah riuhnya kebisingan, ricaunya kegaduhan, dan riangnya tawa yang beradu sapa, disini aku hanya memeluk diriku sendiri didalam kesunyian nan gelap. Semelir angin menyeruak, mengisi ruangan ini dengan sedikit nakalnya menyibakkan rambutku hingga terurai kebelakang, menggodaku agar jangan terlalu nyaman dengan keheningan yang bahkan aku tidak tahu jika aku sudah terjebak disana. Banyak hal berputar di kepala-ku, seolah-olah mereka sedang menari disana. Tak sampai disitu, diriku pun seakan mendukung pikiranku hingga lengan kanan ku terulur untuk memegang dan memukul dada ku sendiri. Terlalu menyesakkan. 🌷🌷 "Orang percaya dengan apa yang mereka ingin percaya, bukan dengan apa yang mereka lihat. Jadi teruslah berbuat baik sekalipun kamu tidak diperlakukan dengan baik." - Alexa - ⚠️ DON'T COPY PASTE MY STORY⚠️
All Rights Reserved
#834
generalfiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Memorable
  • REGRET [END]
  • Diary Zofanya
  • BINA
  • 00.00
  • I'm broken [BHS#1]✓
  • ANJA [END]
  • SOLITUDES
  • I (DON'T) HATE A MAN (ON GOING)
  • CLOSER
Memorable

Akulah gadis bisu itu, hanya mampu menatap apa yang kulihat tanpa mampu berteriak bahkan untuk melawan pun sulit. Aku berdiri disini menunggu sebuah harapan itu datang. -milena- *** "ANAK TIDAK TAHU DIUNTUNG." "AKU AKAN SELALU MENJAGA KAMU, PRINCESS." "MAAFIN PAPAH, MILE." "LO CUMA PENGUSIK KELUARGA CORLISS." "JANGAN PERNAH LO TUNJUKIN MUKA BUSUK DRAMATIS LO DI HADAPAN KITA-KITA LAGI, NONA ALEXA YANG MAHA BENAR." "DON'T CRY, PRINCESS. EVERYTHING WILL BE OKEY, RIGHT?" "Aku pikir dibalik wajah lugu dan polos yang selama ini kamu berikan benar-benar menginginkan yang namanya kasih sayang, tapi sekarang kamu menunjukan pada kami semua tentang seseorang yang memang layak untuk dibenci." *** Aku muak dengan takdir yang selalu mempermainkan garis tangan kebahagiaanku, tak pernah kah Tuhan berpikir jika aku lelah, dimana takdir bahagia yang telah dituliskan untuk perjalanan hidupku? Aku..takut, semua alasan aku berdiri dan hidup perlahan pergi, bahkan orang yang aku nantipun pergi tanpa belas kasihan padaku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines