Story cover for Ingin Didengar by HarunikaTsuki
Ingin Didengar
  • WpView
    LECTURAS 55
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 5
  • WpView
    LECTURAS 55
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 5
Continúa, Has publicado mar 10, 2024
Kita ingin terlihat sempurna, padahal kita hanya manusia semata, bukan Tuhan pemilik semesta.

Kita ingin mengendalikan pikiran orang lain terhadap kita, padahal dalam filsafat stoicism ada hal yang tak bisa kita kendalikan, dan yang bisa kita kendalikan.

Kita ingin hidup bahagia dengan menggantungkan kebahagian kita pada manusia lain, padahal bahagia itu kita ciptakan sendiri.

Kita ingin dicintai hebat, tak ingin mendapat rasa sakit yang pekat, namun apa daya kita terikat dengan yang tak pasti, terikat dengan harapan semu, terikat dengan janji manis para manusia.


Kita ingin dan ingin, namun hanya angan semata.




By Hakita Arunika, 2024.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Ingin Didengar a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#322arunika
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Tutorial Berpikir Benar untuk Pemula de Irwansight
51 partes Concluida
Saat ada tsunami, kita nyari objek paling kuat untuk dipegangi. Karena kita berharap dengan memegangnya, kita bisa selamat. Saat berlayar di laut, melihat mercusuar adalah hal yang istimewa, karena dia penunjuk arah dan memberi isyarat bahwa kita sudah dekat dengan dermaga. Begitupun dalam berargumen, boleh saja kita ini awam, boleh saja kita ini bukan ahlinya, tapi kita wajib memegang referensi yang memiliki bukti valid terkait hal yang sedang dibahas, karena kita berharap adanya rasa aman setelah mengetahuinya. Kita juga bisa berargumen menggunakan referensi tersebut dengan baik tanpa emosi. Kenapa banyak orang yang tersasar di gurun lalu meninggal? Ya memang mereka kehausan dan kelaparan. Lalu apa alasan lainnya? Karena saat di gurun, mereka berpatokan pada gunung pasir tertinggi yang mereka lihat, kemudian mereka mencoba untuk menaikinya dengan harapan pandangan mereka jauh lebih luas dari sebelumnya. Tapi mereka tidak sadar bahwa sebelum sampai ke gunung pasir tertinggi itu, angin kencang telah menghembuskan pasirnya dan gunung yang dimaksudkan sudah tidak ada lagi, berpindah posisi ke tempat lain. Saat ia menuju ke gunung itu, angin berhembus kencang lagi, begitu seterusnya. Orang yang tidak bersumber pada referensi valid, ia seperti orang yang ada di gurun itu. Bedanya, orang di gurun mati fisiknya. Kalau dia, mati akalnya. Itulah gambaran yang bisa gw tulis untuk mengawali kata pengantar buku ini. Tanpa sumber referensi yang valid, kita akan terhembus kemanapun angin keributan itu berarah. Buku ini pastinya banyak kekurangan, karena ditulis oleh pemula. Karenanya, segala kritik dan saran yang membangun akan selalu ditunggu agar terpeliharanya ilmu pengetahuan yang bersih dan dapat diwariskan sebaik mungkin kepada generasi penerus bangsa (yang ga ada aplikasi tiktok di hapenya). Oh ya, gaya bahasa yang digunakan pada tiap bab akan berbeda, tergantung mood yang menyertai penulisnya.
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
I MUST BE PERFECT? cover
You Never Know cover
SHEFAYRA cover
"The Wind of Love in Hollywood" cover
pengendali hati cover
Aku Saat Ini : Tidak Boleh Sempurna cover
TWO WEEKS cover
Tutorial Berpikir Benar untuk Pemula cover
Die, Or Die (Tamat) ✅ cover

I MUST BE PERFECT?

44 partes Concluida

"Aku hanya seorang manusia, tidak bisa sempurna seperti apa yang orang lain harapkan, aku hanya bisa berusaha semampuku saja..." "Aku akan berusaha untuk selalu kuat dan menjadi anak yang ceria seperti yang eomma inginkan." "Aku juga ingin diperhatikan dan dianggap, jadi tolong anggap aku dalam rumah dan di keluarga ini..." "Kita semua punya luka, tapi aku akan berusaha untuk menutupi luka itu." "Rasanya seperti diterjang ombak berkali-kali namun tak kunjung tenggelam." ♡♡♡ Ada beberapa anak yang sangat beruntung dengan kehidupannya karena mendapatkan keluarga yang sangat amat menyayanginya, namun ada beberapa anak juga yang sedang berjuang untuk mendapatkan kasih sayang tersebut dalam hidupnya. Terkadang tentu kita berfikir, untuk apa kita dihidupkan dan dilahirkan jika hanya akan merasa sedih dan kecewa dalam hidup kita, namun sebenarnya yang membuat kita sedih bukan hanya masalah yang datang, tapi bisa saja karna pikiran yang tidak tenang, kan? 💢 I MUST BE PERFECT? 💢