Ratusan Permata

Ratusan Permata

  • WpView
    LẦN ĐỌC 2
  • WpVote
    Lượt bình chọn 0
  • WpPart
    Chương 1
WpMetadataReadĐang sáng tác
WpMetadataNoticeĐăng tải lần cuối CN, thg 3 10, 2024
WpInfo
Hư cấu
Lãng mạn
Karena ketidaknyamana seorang anak laki-laki untuk hidup, orang tuanya pun memasukkan anaknya ke sebuah pesantren kenalan mereka. Tapi dengan umur yang sudah menginjak dewasa, anak laki-laki itu pun diminta untuk bekerja di pesantren tersebut, setidaknya dia berada di lingkungan yang dekat dengan agama. Karena terbiasa hidup dengan dimanjakan orang tuanya jelas, anak laki-laki itu sulit beradaptasi dengan lingkungannya, apalagi dia adalah orang yang suka menyendiri. Bagaimana kelanjutan kisah anak laki-laki itu? Sanggupkah dia bertahan? atau malah meminta pulang? AvAristya
Bảo Lưu Mọi Quyền
Tham gia cộng đồng sáng tác truyện quy mô nhấtNhận đề xuất truyện được cá nhân hóa, lưu các tác phẩm yêu thích vào thư viện, đồng thời bình luận và bình chọn để phát triển cộng đồng của bạn.
Illustration

Bạn cũng có thể thích

  • Arga ; Repihan Rasa TAMAT (sekuel Arga; Pusaran Sesal
  • "Sebenarnya Apa Yang Kau Harapkan Dari Takdir?"  [END]
  • Rumah Penuh Cerita
  • Lembayung Terakhir
  • Zidan With Syakira
  • Araleya Titik Temu Semesta (COMPLETED)
  • CEZALINE
  • Bed Mate
  • Cinta Pertamaku
  • Ashita 2  :   your Memory Of Darkness

Seri kedua Arga ; pusaran sesal Tentang cinta yang salah menyapa, rindu pada yang telah pergi juga dendam yang tak seharusnya tumbuh. Setelah kematian Aksa. Arga menyibukkan diri untuk mengalihkan rasa sakit akibat kehilangan dengan bekerja. Hingga pada satu titik dia kehilangan tujuan hidup kecuali membayar tagihan. Tak disangka dia bertemu lagi dengan ayahnya dan ingin membuktikan rumor yang pernah terjadi pada adiknya. "Ayah apa yang lebih memilih mengurusi anak wanita lain daripada darah daging sendiri? Kamu tak ubahnya lelaki egois yang hanya mementingkan diri sendiri. Aku tak yakin kamu pantas disebut sebagai orang tua." "Aku tak percaya kata-kata itu keluar dari mulut anak lelakiku yang terpelajar." Teringat dengan pesan adiknya untuk segera menikah, seorang wanita yang pernah bertemu saat di rumah sakit menyapanya. "Bukankah di dunia ini tak ada yang sempurna, begitu pula cinta." Kia menoleh ke Arga yang menatap dengan sorot sendu. Walau sudah mengenal hampir beberapa bulan, lelaki di sampingnya adalah sosok diyakini tengah menutupi luka. Dia bisa melihatnya, lewat bola mata, gurauan atau perkataan langsung seperti sekarang. "Cinta itu memang tak sempurna, oleh itu mereka merayakan ketidaksempurnaan sebagai wujud kebahagiaan dalam pernikahan. Karena sejatinya cinta itu saling melengkapi."

Thêm Chi Tiết
WpActionLinkNội dung hướng dẫn