HEMBUSAN LAUT

HEMBUSAN LAUT

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 11, 2024
"laut adalah tempat yang bisa membuat ku nyaman,aku harap laut akan menjadi tempat terakhir ku" --lyriana melofisa-- ---------------------------------------------------------- Lyriana gadis yang menerima semua kekejaman dari kedua orang tua nya,Lyriana gadis yang menjadi tempat pelampiasan orang lain,tak ada tempat untuk nya bercerita,hanya ada sebuah tempat di mana dia melepaskan semua masalah nya LAUT,dimana itu adalah tempat terakhir nya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALBARA - (Jatuh Cinta Itu Lucu)
  • MOST WANTED
  • Amin paling serius
  • MELUVILOSA
  • Christian & Marsha (S2)
  • TAKDIR ANGELINA CHRISTY (END)
  • ���𝐄𝐥𝐝𝐢𝐫𝐚 || [Greshan]
  • PERJODOHAN PAKSA ( END )
  •  ARAKA

Gemercik air hujan itu menyembunyikan tawa yang menutupi samar nya luka. lentik nya jemari yang menyapa dinginya sepi. menyambut pagi dengan kecohan sang mentari. embun di ujung bumi,yang mengepul pesat perlahan pudar. beriring dengan air yang menggenangi tanah liat. ini bukan tentang cinta atau takdir yang menggeliat dalam doa. ini tentang kemampuan dalam pertahanan. yang mempertahankan hubungan, yang terancam oleh ketidakadilan. akan kah semua pertahanan ini harus berakhir dengan kata kata perpisahan yang di sah kan oleh takdir ? akan kah satu sosok dengan seluruh dopantasa dan pertahan nya akan luntur begitu saja? inilah dunia, menganggap semua ini adalah lelucon yang tak pantas, tak dianggap ada:) ________________________ "selama ini aku hanya menjadi pengisi kekosongan ruang mu,jangan berlebih dalam menanggapiku,sebab aku tak akan menjadi pengobat luka mu itu" ~Alice... "Aku tak perduli, yang kutau tugasku hanya sebatas mencintamu al" ~ Barra. " Jangan menambah semburat luka mu dengan menungguku, sebab ragaku takan bisa seutuhnya menjadi hak mu" ~Rama.

More details
WpActionLinkContent Guidelines