Diary asya

Diary asya

  • WpView
    Reads 58
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 15, 2024
perasaan yang tak pernah bisa di ungkapkan, kegagalan dalam meraih mimpi, kehilangan arah tujuan. apa makna kehidupan ini? pantaskan aku untuk terlahir di dunia ini? melihat kegelapan yang tak kunjung usai. menatap iri setiap kebahagiaan orang lain, bisa kah aku memiliki kesempatan itu? God, I'm tired of this life, boleh kah ku akhiri? langit malam memberi kan kesan yang indah, riuh angin membuat sekujur tubuh terasa menggigil, rintik gerimis di waktu yang sangat tepat. amarah demi amarah terus terlontarkan, membuat asya harus memeluk kedua adiknya. pertengkaran yang tak pernah usai, apa arti keluarga? kebahagiaan hanyalah ilusi untuk asya. "sini sama kakak, gapapa kok ga akan kenapa kenapa" ucap asya memeluk kedua adiknya. "aku takut kak" ucap chiko sambil memeluk asya dengan erat, di sisi lain abigail sudah terisak menangis ketakutan. lagi-lagi mereka harus menyaksikan pertengkaran kedua orang tuanya, sungguh muak, sangat menjijikkan. "leo kemana sii" gumam asya lalu memeluk erat kedua adiknya menutup telinga mereka dengan kedua telapak tangannya, berharap mereka bisa tenang. setelah beberapa jam berlalu, chiko dan abigail sudah terlelap menyisakan suara isak tangis rara, tanpa pikir panjang asya memindahkan tubuh chiko ke ranjangnya agar lebih nyaman, begitupun dengan abigail. apa yang akan terjadi selanjutnya? nantikan terus semua cerita di dairy asya, Happy reading.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • dimana janji tersebut
  • KAIREL [END]
  • Sudut pandang (felisha)
  • (End) Athanasia Wagner 2 : Seven Lights
  • Dua cangkir satu Meja
  • Alisa's Story
  • REVANO UNTUK REVA
  • Devilicya [END]
  • NEVER CHANGE ME & YOU

"gue benci lo nay" ujar lasya menatap penuh amarah ke arah shanaya yang sedang di gendong oleh aksa menuju uks. tanpa sengaja naya melihat ke belakang dan melihat lasya sedang menatap mereka dengan mata tajamnya itu. 💫 "ayah janji ya, jangan lupain aku. dan ayah harus ingat kalau anak ayah yang asli itu shanaya Cherrye elvander. aku dan anak itu beda marga yah" pak el mengangguk tersenyum lebar dan mengelus kepala anaknya "iya ayah janji" "janji tetaplah janji, dan janji tidak akan bisa untuk di ingkari yah" pak el mengangguk. 💫 " aku ga akan pernah suka sama kamu sa, jadi tolong cari cewe lain yang lebih sempurna dari aku ya sa" ucap shanaya membenarkan pony rambutnya " menurutku kamu itu udah lebih dari sempurna nay" 💫 "jangan tinggalin aku ya nar, sekarang aku hanya punya kamu. kalo kamu ninggalin aku, nanti aku kesepian" "iya, aku janji" mereka berjanji dan berpelukan. 💫 "kenapa kamu jahat, kamu bilang kalau kamu suka aku. tapi kenapa setelah kamu pergi dan akan kembali, kamu harus pergi juga" "kenapa kamu merenggut nyawa kekasihku laut, dia salah apa" "kalo kamu merebutnya, aku tidak punya rumah. rumah yang tadinya utuh sekarang harus roboh lagi" "kamu juga. kan kamu juga sudah berjanji untuk kembali ketemu aku, tapi sekarang aku harus kehilangan kamu untuk selamanya"

More details
WpActionLinkContent Guidelines