Ramadhan nya kita

Ramadhan nya kita

  • WpView
    Reads 87
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 22, 2024
Ramadhan itu bulan yang berkah kan, makin berkah lagi ramadhan nya txt, gimana ga berkah? mereka mau bukber aja mikirin yang lain takut gabisaa kalo malem, jujur itu lebih ke bodoh sih.. tapi ya namanya txt, ga lengkap kalo ga berulah.. dan justru itu yang bikin ramadhan jadi makin seru, dari pada meratapi nasib yang harus nahan lapar haus, mending di bawa enjoy kann^^ tapi jangan juga kelewat enjoy kaya ga ada beban, jangan juga ramadhan cuma mikirin thr lebaran nya soo.. semangat ramadhan nya, author baik hati dengan sangat amat mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang merayakan🙌🏻 Latar cerita : Lokal Bandung (kota dengan seribu keindahan, kota yang indah dengan caranya, dan kota yang memiliki banyak kenangan orang orang)
All Rights Reserved
#29
yeonji
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Destiny.
  • KOMPLEK DRAMA - TXTZY
  • ENEMY [ REVISI ] ✓
  • Ramadan Core (NCT DREAM)
  • You Are Mine || TXT x ITZY [Complete]
  • Rumah Bersama : Pejuang Hijrah
  • Senin Malam
  • CINTA TULUS SI PETANI MISKIN
  • Keluarga Pak Chanyeol [ChanBaek] |  ✔ [DIBUKUKAN]
Destiny.

Setiap orang pasti punya sekeping harapan kebahagiaan dalam setiap detik hidupnya. Namun aku tidak dapat menggenggam harapan yang hinggap. Harapan itu selalu lolos dan bahkan tidak bisa terpeluk. Gagal. Kupikir begitu. Tuhan tidak kejam. Tuhan telah membuat takdir, hanya saja aku tidak sabar untuk segera memeluk harapan itu menjadi sebuah takdir. Tentunya takdir bahagiaku. Khususnya kebahagiaan yang hinggap di setiap detikku kini, aku yang membuatnya. Ntah ini memang takdir atau apa, aku merasakan Tuhan memelukku erat lalu berbisik "berbahagialah". -pjr

More details
WpActionLinkContent Guidelines