Freedom Dream Afandra (Ongoing)

Freedom Dream Afandra (Ongoing)

  • WpView
    LECTURAS 132,891
  • WpVote
    Votos 6,642
  • WpPart
    Partes 18
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, dic 5, 2025
WpInfo
Fanfic
Fairy Tail
[Brothership] [Folow dulu my akun sebelum baca] [⚠️15+] Afandra Cana, Pemuda yang hidup bagaikan burung yang terbang bebas sesuai keinginannya. Pemuda yang sangat menyukai musik dalam hidupnya, dan memiliki impian untuk menjadi seperti ibunya sang Diva, menjadi bintang yang bersinar terang dalam eranya, dengan ribuan penggemar yang setia mengikutinya Namun suatu kejadian membuat sang ibu kehilangan sinarnya, dan terpaksa mundur dari dunia hiburan, lalu melarikan diri dengan Afandra guna bersembunyi dari seseorang yang berkeinginan untuk merampas kebebasan mereka lalu mengendalikan kehidupan Afandra. Setelah 3 tahun lamanya sang Ibu yang memberikannya kebebasan telah pergi untuk selamannya. Orang itu kembali datang setelah tanpa sengaja hampir mengalami kecelakaan dengannya, kembali datang dalam hidupnya, merampas paksa kebebasan yang telah ia rasakan 3 tahun ini, yang membuat Afandra terpaksa harus mengambil kembali kursi pewaris yang pria itu siapkan untuk mengekangnya. . . "Sekarang saya berikan kamu 2 pilihan, pertama kamu dengan sukarela ikut tinggal bersama saya atau..." "Bajingan!!! gue gak akan pernah mau tinggal sama lo lagi!!!" "jadi kamu lebih memilih untuk tetap disini dari pada keselamatan sahabatmu Dimas?" "Fuck!!! Fine, gue ikutin permainan lo, tapi inget ini tuan Kalingga!!! kalo lo berani sentuh sedikit aja temen gue, gue gak akan pernah biarin hidup keluarga lo tenang selamannya!!!" ... "I will never let you escape again Afandra, jika kamu berani kabur, Saya akan menghilangkan alasanmu kabur sehingga kamu tak punya alasan lagi untuk kabur meninggalkan Kalingga." ~Grace Kalingga~ .... "Ini hidup gue, cuman gue yang berhak atas kehidupan yang mau gue jalanin, gak ada satupun orang yang berhak ngendaliin kehidupan gue sampai kapanpun" ~Afandra Cana Kalingga~ .... Update : kuota vote penuh - Cover gw ambil dari pin - Plagiat jauh jauh dari lapak gw - yang jadi Silent Readers pantatnya bisulan - folow my akun
Todos los derechos reservados
#941
berandal
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • BarraKilla
  • ku rebut cinta nya dari mu (On Going)
  • Kalingga [On Going]
  • My possesive boyfriend
  • KALINDRA
  • Omniscient Trash View Point
  • Arlan S2 (Selesai)

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido