Ustaz Beristri Pelacur

Ustaz Beristri Pelacur

  • WpView
    LECTURES 26
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication lun., mars 11, 2024
"Jika saat ruh saya ditiup dan ditanya oleh malaikat sebelum dilahirkan, wallahi saya akan menolak untuk lahir dan tumbuh di dunia yang kejam ini!" Haufan terdiam, matanya tak berkedip memandang wanita di hadapannya. "Lantas kenapa saya masih lahir meskipun sudah coba digugurkan? Apakah Tuhan yang kamu sembah tidak pernah berbelas kasih kepada saya?" Hening. Tak ada jawaban. "Jawab, Ustaz!" "Maumu apa?" Haufan balik bertanya. "Mati." "Oke, tapi kamu harus menghabiskan seumur hidup dulu bersama saya."
Tous Droits Réservés
#46
wanitamalam
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Masya Allah Zaujati || Cinta Dalam Doa [ END ]
  • My Ustadz My Husband
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • Assalammualaikum, Ustadz [END]
  • Ustadz Is My Husband
  • Hai, Jodoh!! (End)
  • Rembulan tanpa Cahaya
  • Bidadari Untuk Ustadz

Bagaimana rasanya, saat dijodohkan dengan orang yang selama lima tahun terakhir kita labuhkan dalam doa? Dan bagaimana pula, rasanya mencintai seseorang yang bahkan kita sendiri tak tahu siapa namanya? Allah mentakdirkan mereka untuk bersama. Perjodohan yang awalnya tak diinginkan, menjadi suatu hal yang sangat mereka syukuri. ****** "Abi akan jodohkan kamu, dengan pria pilihan Abi." Satu kata yang membuat Haina terkejut, jodoh. "Nana butuh waktu," kata Haina. "Berapa lama?" tanya pria itu tanpa menatap gadis yang akan di jodohkan dengannya. Haina menunduk. "Aku butuh waktu dua Minggu, untuk menilai sikapmu." ****** "Dan Alhamdulillah, Allah mendengar doaku selama ini. Tak sia-sia aku memperjuangkan mu selama lima tahun dalam doa. Untuk selamanya, aku akan terus berdoa yang terbaik untuk hubungan kita." Azam menangkup pipi Haina yang terhalang cadar, lalu mengecup dahinya cukup lama. "Kakak tau? Aku pun sama. Sejak saat itu, aku mengagumi Kakak. Aku Mulai menyebut Kakak di doaku." tutur Haina. ****** Happy reading all! #Love #September_stars #April_finish

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu