We hebben onze Inhoudsrichtlijnen bijgewerkt.
Bekijk de nieuwste richtlijnen om veilig verhalen te blijven delen.
Antara Kita

Antara Kita

  • WpView
    reads 8
  • WpVote
    Stemmen 1
  • WpPart
    Delen 2
WpMetadataReadLopende
WpMetadataNoticeLaatst gepubliceerd din, mrt. 19, 2024
WpInfo
Fictie
Romantiek
Kara tersenyum. Lengkungan di bibir dengan lesung di kedua pipinya belum juga pudar kala mendapati pesan dari Tio. Namun perlahan, mulai turun bibir itu menjadi datar kala teringat bahwa semuanya hanya angan. khayalan insan yang tengah dimabuk gejolak cinta. "Aku rasa kita cukup sampai di sini. Antara kita selayaknya selat Gibraltar." Di ujung sana, saya menemui tabir yang tidak bisa dipisahkan dari takdir antara kita.
Alle rechten voorbehouden
#892
takdir
WpChevronRight
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • Baris waktu
  • Be With You (Completed)
  • CAHAYA DARI ALYSSA [Sudah Terbit]
  • Hijabmu Membuatku Jatuh Cinta
  • 💞Takdir Cinta💞
  • Couple Youtuber
  • Serenyah Rasa
  • DEAR NASATRA
  • Cool Teacher (TAMAT)
  • Hafizhah [sudah terbit]

" Udah gue bilang, bahwa semua yang lo alami itu cuma Tuhan yang tau ending ceritanya, karna Tuhan pula yang membuat cerita hidup lo. " jelas Shinta kepada sahabatnya. " Dan satu lagi. Takdir. Karena takdir bekerja sama dengan waktu untuk mengubah segalanya, dan hanya mereka lah yang akan mengembalikannya entah kapan itu. Semuanya hanya tentang baris waktu. " sambungnya. Qila pun yang mendengarnya hanya terisak mengingat semua yang t'lah terjadi padanya. Ia sempat berpikir, kenapa Tuhan begitu tega kepadanya. Apakah Dia tidak memikirkan perasaannya? " Udahh, lo gausah sedih. Jangan berlarut - larut terlalu lama dalam kesedihan! Karena itu lo juga yang rugi." ucap Shinta. " Yaudah, gue pulang. Lo gausah sedih lagi, yang penting lo jaga Bryan sama Niqi! sambungnya. Qila pun hanya mengangguk.

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen