" Udah gue bilang, bahwa semua yang lo alami itu cuma Tuhan yang tau ending ceritanya, karna Tuhan pula yang membuat cerita hidup lo. " jelas Shinta kepada sahabatnya. " Dan satu lagi. Takdir. Karena takdir bekerja sama dengan waktu untuk mengubah segalanya, dan hanya mereka lah yang akan mengembalikannya entah kapan itu. Semuanya hanya tentang baris waktu. " sambungnya. Qila pun yang mendengarnya hanya terisak mengingat semua yang t'lah terjadi padanya. Ia sempat berpikir, kenapa Tuhan begitu tega kepadanya. Apakah Dia tidak memikirkan perasaannya? " Udahh, lo gausah sedih. Jangan berlarut - larut terlalu lama dalam kesedihan! Karena itu lo juga yang rugi." ucap Shinta. " Yaudah, gue pulang. Lo gausah sedih lagi, yang penting lo jaga Bryan sama Niqi! sambungnya. Qila pun hanya mengangguk.
Meer details