Nara pernah percaya bahwa waktu bisa menyembuhkan segalanya. Bahwa dengan pergi, dengan membangun hidup baru di Shanghai, ia bisa melupakan luka yang pernah ia tinggalkan di Tanah Air saat dia kembali. Tapi kepulangan Nara ternyata mengundang kejutan. Kejutan yang membawa lebih dari sekadar nostalgia, ia membawa pertanyaan dan membawa pernyataan yang selama ini dihindari. Raya tak pernah menyangka, keputusannya untuk pindah kerja membawanya pada orang yang dulu pernah sangat dikenalnya. His white moonlight, his first ever love. Di antara kenangan lama, kesalahan yang tidak bisa diubah, dan harapan yang masih tersisa, mereka akhirnya harus bertanya pada diri mereka sendiri: masih adakah tempat bagi mereka untuk memulai lagi? Mereka tahu bagaimana rasanya kehilangan. Raya kehilangan Nara karena pilihannya sendiri. Nara kehilangan Raya karena kesalahannya sendiri. Dan ketika mereka kembali bertemu, tidak ada yang benar-benar siap untuk menghadapi kebenaran yang tersisa. - cerita ini juga diposting di KaryaKarsa di akun @vanilawrites
More details