Reality Of Destiny

Reality Of Destiny

  • WpView
    Reads 94
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 13, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Bukan takdir yang jahat, tapi kita yang lemah, lemah menghadapi takdir. Daisy Albertina Wijaya, yang memiliki rambut sebahu dan bulu mata yang lentik. Ia memiliki penyakit jantung bawaan dari lahir. Karena keterbatasannya ia harus melakukan temo terapi setiap minggunya. Bagaskara Ivander, laki laki yang memiliki postur tubuh yang tinggi dan rupa nya yang menawan. Ia memiliki dia kronis gagal ginjal stadium 3 pada umurnya yang menginjak kelas 2 SMP. Tapi ia tetap semangat dan melakukan cuci darah setiap bulannya. Mereka berdua dipertemukan oleh takdir namun takdir memisahkan mereka berdua. Takdir yang menyatukan, tapi takdir juga yang memisahkan. Apakah cinta mereka akan terbalaskan? Atau malah bertepuk sebelah tangan? Apakah mereka berdua dapat bersatu? Atau malah bertemu dengan maut? Penasaran ya? Yuk baca Reality Of Destiny!!!
All Rights Reserved
#59
penyakit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ABLUVION {COMPLETED}
  • I'am Not ALONE || TERBIT ✅
  • Xabiru Gavier (END)
  • ARBYNAKA
  • Our Destiny [Sequel The Mask]
  • ALDEANDRA [TERBIT]
  • STORY CACA
  • Posesif Brother [Tamat]
  • Dear Imamku
  • Tersisihkan ✓

ABLUVION {COMPLETED} Sedih, marah,kecewa, kesal atau mungkin BAHAGIAA?? Hahaha... itu rasanya terdengar sangat-sangat konyol di telinganya. Mengingat takdir sepertinya tak sepenuhnya menyukainya. Buktinya gadis dengan manik birunya itu harus menelan pahit kenyataan hidupnya yang berubah 180 derajat. Cacian, tamparan bahkan pukulan sekaligus menjadi hal yang rumlah di dapati olehnya. Lelah? Tentu saja Bukan hanya fisiknya yang tersakiti, namun hati dan mentalnya lah yang lebih parah tersakiti. Tapi dengan bodohnya, ia tetap memilih untuk bungkam. Walaupun kenyataannya ia tahu bahwa semakin ia bungkam, maka semakin menipis harapannya untuk mendapatkan kebahagiaanya kembali. Hingga takdir mungkin sedikit berbela sungkawan dengan nasibnya. Membuat mereka akhirnya dipertemukan. Entah apa sebenarnya tujuan mereka di pertemukan. Entah untuk membawa kebahgiaan atau malah kian menambah luka?? Tapi ia bertindak dengan acuhnya, toh yang pasti saat ini ia merasa begitu yakin bahwa pria yang Tuhan kirim dapat membantunya untuk melihat kembali sepercik cahaya. Namun tak ayal, takdir memang terlihat begitu lihai mempermainkan kehidupan. Takdir yang membawa ia dekat dengan harapannya, namun takdir jugalah yang membuatnya jatuh untuk kesekian kalinya. Ketika sebuah kebahagiaan terlihat mendekatinya, namun naas. Kenyataannya, kebahagiaan yang ia lihat hanyalah sebuah ilusi semata. Karena tanpa ia sadari, ia tetap berjalan di atas percikan kaca-kaca. Berjalan menuju kehancuran. Berjalan menuju akhirnya. Hingga sampailah ia di garis finishnya. DON'T COPY PASTE OKAYY!!!!!!! Thanks guys❤📍

More details
WpActionLinkContent Guidelines