Rumah pulang

Rumah pulang

  • WpView
    LECTURES 158
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Chapitres 11
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication jeu., avr. 10, 2025
Sejatinya, rumah ialah kepulangan terbaik bagi setiap raga, tapi nyatannya tak semua raga memiliki rumah untuk sekadar tempat berpulang. Hazellia Lyora, menjadi salah satu dari beberapa jiwa yang juga tak memiliki hak barang sejenak singgah di rumahnya. Bukan hanya satu tahun, dua tahun, tapi bertahun-tahun bukanlah waktu yang singkat bagi seorang anak untuk memperjuangkan kasih sayang orang tua yang selayaknya mereka dapatkan. Putus asa, jelas. Selalu terlintas dibenaknya. Namun, semesta tak mengizinkan dia untuk berpulang. Hazellia Lyora menyerah, Ia berusaha membuka lembaran baru dengan setitik harap; untuk bisa diterima oleh Papanya. Bisakah Ia mendapatkan apa yang selayaknya Ia dapatkan? atau Ia akan memilih kembali untuk menyerah?
Tous Droits Réservés
#7
penerbitpss
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • RUMAH TENGAH
  • Aseano Samudra [End]
  • LUKA ALLEA
  • Kami Tumbuh Dari Ledakan
  • La Casa del Alma
  • Magnificent Journey [COMPLETED]
  • KARA
  • ARGA
  • BROKEN : The secret of life

Apakah rumah tempatku berpulang akan sama jika saja rumah itu hilang? Bagaimana jika hidup yang selama ini aku jalani tidak lagi bisa seperti dulu saat rumahku benar-benar utuh? Kamu yang benar-benar berjanji akan selalu menemaniku, bahkan hilang pelan-pelan. Menyisakan banyak sayatan-sayatan perih yang tidak akan pernah bisa sembuh. Sekarang aku harus kemana untuk menyembuhkan luka itu. ... Rumah, 2024 "Abang tau jalan balik kan?" Tanya Harsa lewat sambungan telepon. Tidak ada sahutan dari seberang. "Abang terlalu lama pergi. Udah lama jauh dari rumah. Waktunya balik, Bang. Nggak semuanya hilang dari hidup Abang. Di rumah masih ada aku yang nunggu." Percakapan dari sambungan telepon itu seperti tidak memiliki lawan bicara. Hanya Harsa yang berbicara. Biyan yang ada di seberang hanya mendengarkan napas berat Harsa yang tidak mendapat respon darinya. "Bang, pulang. Rumah Tengah selalu jadi rumah terakhir buat Abang singgah." Tut...tut...tut. ... Cerita yang akan aku bagikan kali ini adalah cerita tentang 6 sahabat dalam melewati kehidupan mereka yang terjadi di Jalan Sayap Merah tempat Rumah Tengah berdiri tegak. Rumah Tengah berdiri untuk menopang pundak mereka yang mulai kehilangan tempat bertumpu. Rumah Tengah berdiri untuk menjadi rumah terakhir untuk keenam sahabat itu pulang.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu