Seven Souls Blood [NCT DREAM]

Seven Souls Blood [NCT DREAM]

  • WpView
    Reads 2,713
  • WpVote
    Votes 143
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 30, 2024
7 jiwa 7 ruang Kecelakaan 10 tahun lalu membuat Kavindra dan ke 6 orang kakaknya itu terpisah, yang ternyata mereka sudah berada di dalam suatu bangunan (panti/asrama) namun lain, asrama itu ternyata milik seseorang yang ingin menghancurkan hidup mereka Pasalnya, mereka dulu pernah di adopsi oleh seorang pasangan suami istri yang dimana hadirnya mereka tak di anggap oleh ayah angkat nya sama sekali "MEREKA ITU PEMBUNUH!" Ucapnya Jika kami tau ini akan terjadi kami pun tak akan memilih untuk hidup bersama kalian! Maaf, bunda.
All Rights Reserved
#300
7dream
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kemana Arah Pulang?
  • My family : Kita , Keluarga , Dan Luka
  • BINTANG AKSENA (End) ✓
  • Strangers
  • Cemara milik kita || nct dream (Terbit)✔
  • Dream Mine (Selesai)
  • Dear Hyung ✔️
  • YATRAGATA (ON GOING)
  • the viruZ 7.8.10 |Nct Dream [End]✓
  • HOUSE OF 7 STRANGERS [SLOW UPDATE]

Insiden yang merenggut kedua orang tua mereka telah mengubah segalanya. Rumah yang dulu penuh dengan tawa dan kebahagiaan kini terasa hampa dan penuh kesedihan. Setiap sudut rumah yang mereka tinggali kini penuh dengan kenangan akan masa lalu, dan rasa kehilangan yang tak terhingga. Lima bersaudara itu terjebak dalam arungan luka tak kasat mata. Terkunci dalam labirin ketakutan yang tanpa sadar telah mengikis tali persaudaraan mereka. Maraga, si sulung yang harus merelakan masa kuliahnya dan beralih menjadi tulang punggung keluarga. Reshaya, sang kakak kedua yang enggan berbagi duka. Hendara, si anak tengah yang selalu menangis di sepertiga malam hanya karena merindukan Bunda. Dan si kembar, Juandika dan Anandika yang sama-sama memendam sesak tak berkesudahan. "Aku kangen rumah yang dulu." "Kita berdamai sama-sama ya? Jangan ada lagi yang di pendam." Written by Kala Rune Desember, 2024

More details
WpActionLinkContent Guidelines