Story cover for BLISSFUL by Alysraa_
BLISSFUL
  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Mar 13, 2024
Mungkin tiga kali dalam seminggu, Binta dan Caspian akan melihat citylight di kota Sidoarjo. Melewati jembatan di atas jalan tol berkali-kali untuk melihat kendaraan berlalu-lalang. Kemudian di hari rabu malam, mereka akan pergi ke pasar reboan untuk berjalan-jalan sembari bercerita. Tentu sekalian berkuliner walaupun mereka tahu penjualnya selalu sama. 

Setiap ada kabar diadakannya bazar, Caspian selalu tahu dan berakhir mereka berada di sana. Caspian suka night ride. Tak lupa mengajak Binta. Entah nantinya mereka berhenti di cafe atau Warmindo. Setelah Binta mengeluh berat badan naik, Caspian mengajak Binta ice skating. Mungkin itu dilakukan sebulan sekali. 

Dan saat hampir larut malam tanpa night ride, mereka melakukan panggilan video di aplikasi instagram sembari menonton reels bersama. Mereka tetangga, bukan kekasih. Tapi siapa yang tau perasaan diantara mereka. Kisah ini sederhana dan membahagiakan. Silahkan kalian baca dan nikmati alurnya.
(CC) Attrib. NonComm. ShareAlike
Sign up to add BLISSFUL to your library and receive updates
or
#5hsls
Content Guidelines
You may also like
Bawa Aku Pulang (End) by Rizardila
9 parts Complete
By a True Story Tentang dua anak muda yang menghabiskan waktunya bersama di masa putih abu-abu. -- Ponselku bergetar. Layarnya menyala terang. Nama Widya muncul di sana. "Za. Belum tidur?" Tanyanya dalam pesan itu. Aku melirik jam yang terdapat di sudut kanan atas layar ponsel, mendapati kini sudah jam dua pagi. "Belum, kenapa, Wid?" Aku bertanya balik. "Temenin gue teleponan dong! Gue enggak bisa tidur, nih." Sebenarnya, walau berada di kamar, aku sedang sibuk bekerja dengan komputerku. Namun, sejak mengenalnya delapan tahun lalu, aku selalu saja tidak bisa menolak permintaannya. "Oke." Balasku singkat sebelum akhirnya ponselku berbunyi, ada telepon masuk darinya. "Masih kerja?" Terdengar suaranya di sebrang sana. "Udah selesai, kok." Aku terpaksa berbohong. Padahal, aku mengesampingkan pekerjaanku untuknya. "Kenapa? Kok susah tidur? Emangnya mikirin apaan?" "Enggak tau, nih. Akhir-akhir ini, rasanya susah banget tidur cepet." "Lu kebanyakan tidur siang kali? "Bisa jadi, sih. Soalnya gue tidur bangunnya agak siang. Hahaha. Omong-omong, gue ganggu, enggak?" "Ganggu? Enggak, kok." "Emang lu lagi di mana, Za?" Tanyanya. "Di kulkas." "Hahaha." Ia tertawa. Aku selalu suka mendengar tawanya. "Serius ih! Lu lagi di mana?" "Di rumah, Wid. Kenapa, sih?" "Gapapa, nanya aja." Balasnya. "Oh iya, selain kerja, lu sibuk apa lagi deh akhir-akhir ini, Za?" Tanyanya padaku. Entah apa jawabanku atas pertanyaan itu. Yang jelas, aku bicara dengannya cukup lama. Mulai dari membicarakan soal kesibukan selain pekerjaan, sampai akhirnya membicarakan masa-masa SMA, dulu. Iya, Widya adalah temanku saat masih SMA. Aku mengenalnya sejak delapan tahun lalu. Aku ingat bagaimana aku mulai mengenalnya waktu itu.
You may also like
Slide 1 of 10
Arsyilazka cover
Silent Love  cover
ANSARA cover
Ketua PMR-ku cover
My Love is on Paper cover
Chocolate or Coffee✔ cover
Bawa Aku Pulang (End) cover
CHANZEL cover
Be Yours cover
ALCA STORY cover

Arsyilazka

67 parts Ongoing

Kisah kehidupan seorang gadis dari keluarga menengah yang mencintai seorang pria sejak ia masih kecil namun karna penolakan yang di dapatkannya saat ia berumur 10 tahun kala itu membuatnya mengubur harapannya untuk bisa bersama pria itu. Namun takdir berkata lain, saat SMA mereka kembali satu sekolah di mana si pria ini menjadikan gadis malang ini sebagai bahan taruhan dengan teman-temannya. 🍁 "Gila aja Lo!, gue? suka sama cewek kamseupay gitu? Gak banget!" kata Azka dengan wajah yang diangkat angkuh. "Jilat ludah sendiri tau rasa" kata Nathan sambil memainkan handphonenya. "Gue gak bakalan suka sama dia, dia bukan selera gue banget, dia itu cupu, miskin, tepos lagi. Lo tau sendirilah selera gue kayak gimana" kata Azka sambil mengambil lalu meminum minuman milik Nathan yang berada tepat di depannya. Deg "Harusnya aku gak usah berharap lebih" 🍁 "Aku udah punya pacar Kak, jadi aku harap kakak gak ganggu aku lagi" Deg "Lo ngomong apa sih La" kata Azka terkekeh sumbang. "Stop bersikap seakan-akan kakak ada rasa sama aku, aku udah punya pacar, jadi tolong berhenti ikutin aku!, kita udah putus kak" 🍁 Bagaimana kelanjutan hubungan mereka? 🍁 Cerita ini Murni Karangan aku sendiri, Jadi Plagiat menjauh yaaa :) Kamu tidak akan pernah bisa maju jika hanya menjadi seorang penguntit 😌 Bijak dalam membaca Karya kedua akuuuu :) semoga suka deh yaaa😊