LOVE YOUR DARKSIDE

LOVE YOUR DARKSIDE

  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 14, 2024
Aku pernah mendegar sebuah cerita novel, wanita yang bertemu dengan pria yang memiliki dua sisi, baik dan buruk, terang dan gelap. Wanita itu jatuh cinta dengan sisi baiknya dan membenci sisi gelapnya. Apakah itu yang di namakan cinta ? Tapi itu hanya sebuah cerita novel, cerita kehidupanku berbeda. Aku bertemu dengan sisi gelap seorang pria tanpa bertemu dengan sisi terangnya, gelap dan sangat menakutkan. Namun entah kenapa aku tertarik dengan sisi gelap itu, begitu misterius dan seolah penuh dengan luka. Sisi gelap itu menakutkan? Ya sangat menakutkan, semua orang menghindarinya. Bahkan sisi baik nya pun membencinya. Mereka hanya membencinya tanpa tau apa yang mereka benci, aku tak membencinya. Tapi aku mencintainya, entah mengapa aku mencintainya. Tak perduli seberapa gelap sisi itu, aku akan meneranginya. Tak perduli seberapa kotor tangan Itu, aku akan membersihkannya. Jika dia lelah, aku akan memberikan bahuku untuknya. Aku sangat mencintainya karena ku tau dia tak segelap yang mereka fikirkan. Dan menurutku itulah yang di namakan cinta. "aku mencintaimu, tak perduli siapa dirimu.." ashley Tanner "aku akan membunuhmu suatu saat nanti!" Rega Dalton
All Rights Reserved
#202
romace
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Little Monster - Completed
  • HAPPIEST WOUND (SELESAI)✅
  • [COMPLETED] 7 Days
  • [End] Behind The Color
  • Ratusan Hari Mencari Hati
  • DikaRanggi
  • Sexy Daddy
  • Sakura di Bulan Juni  (Complete)

Mata itu tiba-tiba terbuka dan menatapku. Langsung ke manik mataku. Aduh, copot deh ini jantung. Tali mana tali, buat ikat jantungku biar nggak jatuh. Hiks tolong.... "Kamu jangan pergi, temani aku disini," ucapnya pelan lalu memejamkan matanya lagi. "Hah? Mm... iya," gumamku sambil mengangguk pelan, meski ia tak melihatnya. "Kakak kenapa mabuk?" tanyaku memastikan apa ia bisa di ajak berbicara dengan normal. Lagi pula orang mabuk biasanya akan berkata jujur. Ku pikir dia ada masalah, meski jahat sih jika mendengar curhatan orang yang sedang mabuk, sedangkan aslinya ketika sadar ia akan memusuhiku lagi. Ilsya hanya tersenyum dalam tidurnya. Lantas tak lama bibirnya tiba-tiba melengkung kebawah, terlihat cemberut. Aku nyaris tersedak liur menahan tawa melihat ekspresi wajahnya yang dapat berubah-ubah dengan sendirinya. "Aku nggak suka liat kamu dengan orang lain." Jawabnya dengan raut wajah yang masih sedih. WHAATT?!! Ng-nggak suka, aku dengan yang lain? Sialan Monster ini, meski dalam keadaan mabukpun dia masih bisa membuatku grogi. "Maksud kakak apa?" tanyaku penasaran. "Aku suka kamu, bodoh!" jawabnya lantang, terdengar jelas di telingaku. Jedaaaaaaar...... Siapa yang sangka jika cinta bisa hadir dari rasa benci, dari caci, dari maki. Hinggi bersemi dalam hati tanpa bisa dipungkiri. Cinta ya cinta, tak memandang status, tak mmandang harta, derajat, ras, agama, dan jenis kelamin. Jika cinta telah menancapkan panahnya, siapapun takkan mampu menampiknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines