Hilangnya Naga Putih

Hilangnya Naga Putih

  • WpView
    Lectures 83
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Chapitres 6
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mar., déc. 30, 2025
WpInfo
Fiction
Fantasy
Dikisahkan dalam sebuah legenda, ada seekor Naga Putih yang menjaga desa dan kerajaan dari peperangan. Ia bukanlah makhluk penghancur, melainkan pelindung. Selama Naga Putih mengawasi, dunia dipenuhi kedamaian. Namun, naga itu menghilang entah ke mana perginya. Sejak saat itu, tanah kerajaan dipenuhi darah. Perang memperebutkan wilayah dan kekuasaan tak lagi bisa terhindarkan. Prajurit gugur, keluarga hancur, dan kekaisaran yang terkuat pun runtuh dalam medan tempur. Di tengah kekacauan itu semua, seorang gadis kecil menyaksikan sendiri ayahnya terbunuh di depan matanya. Tangisnya pecah, bersama api dendam yang perlahan tumbuh di dalam hatinya. Apakah ia akan menuntut balasan kepada orang yang membunuh ayahnya? Atau-Naga Putih akan kembali menghentikan peperangan dengan amukan dahsyatnya? Sebuah kisah tentang legenda, dendam, dan harapan dimulai.
Tous Droits Réservés
#291
legenda
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Feng Na Na [END]
  • The Red Rose Knight
  • Moonlight [ REVISI ]
  • Dikutuk Bersama Tuan Vampir
  • DARAH KAISAR I & II [SELESAI]

Hal yang terakhir kuingat adalah kondisiku yang menggenaskan. Lantas bagaimana aku kembali bernafas dengan tubuh yang dibalut dengan hanfu putih yang mengingatkanku dengan pakaian tradisional zaman dulu. Melihat kondisiku yang masih bernafas, banyak pertanyaan yang muncul dalam kepalaku. Sebenarnya apa yang terjadi? Apakah saat ini aku sedang bermimpi? Tapi bagaimana bisa orang yang telah mati merasakan sakit dari guncangan hebat benda persegi yang membawaku? Bagaimana bisa aku merasakan sakit dan nyeri saat kedua pundakku menabrak kedua sisi kayu yang berada di sisi kanan dan kiriku? Bukankah orang yang telah mati tak mampu merasakan apapun? Terlalu pusing dengan pikiranan dan pertanyaan - pertanyaan yang terus bermunculan dalam kepalaku, aku lantas memilih bangun dan mendudukan diriku. Baru saja aku bangun dari tempat yang kutiduri, seketika kedua bola mataku terbelalak terkejut saat menyadari tempat yang menjadi tempat tidurku. Apa yang sebenarnya terjadi? Bagaimana bisa aku bangun dari peti mati? Apa yang sebenarnya terjadi padaku, bukankah aku telah mati di tangan tunanganku sendiri? Lantas apa ini? ***************** 📍Jeneponto, 5 Januari 2021 Author Note : Cerita ini awalnya dipublish di NovelToon, namun karna banyaknya pertimbangan, alhasil cerita ini pun turut kupublish di Wattpad. Sehubung karna kedepannya aku bakal stay di Wattpad, cerita ini akan kulanjut hingga tamat disini saja. ^^ Jadi bacalah selagi ON - GOING, sebab apabila ceritanya telah tamat, sebagian BAB akan ku hapus demi kepentingan penerbitan dalam versi E-book ❤

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu