Paradise Bound : Love

Paradise Bound : Love

  • WpView
    LECTURI 16
  • WpVote
    Voturi 2
  • WpPart
    Capitole 2
WpMetadataReadÎn curs de desfăşurare
WpMetadataNoticeUltima publicare mar, mar 19, 2024
WpInfo
Fanfiction
Aisha Nadine As-Syifa, jatuh hati pada lantunan ayat suci nan merdu selepas menghadiri pengajian mingguan. Sensasi rasa kagum itu timbul menyelimuti hatinya, Aish belum pernah merasakan hal ini sebelumnya, selain pada sang pencipta dan utusan-Nya. "Ayah, Aish Khilaf." rintih Aisha memeluk cinta pertamanya. "Aish, Jatuh hati pada lantunan ayat suci seorang pria dibandingkan pada ayat yang ia bacakan." sambungnya menangis dalam gelisah. Pria yang dimaksud ialah Aariz Zayyan Malik, murid ayahnya sendiri. Aaris kembali ke tanah air setelah menyelesaikan studinya di luar negeri sebagai lulusan sarjana jurusan hubungan internasional terbaik. Sekembalinya Aaris ke kampung halaman, hatinya bergetar mengingat ia pernah menimba ilmu di masjid agung dulu saat kecil dan memutuskan untuk melantunkan ayat dari surah favoritnya sembari mengingat semua kenangan manisnya. "Aris, sudah pulang ya. Bagaimana sudah punya calon belum?" tanya seorang petugas masjid. Aariz tersenyum dan menjawab. "insha allah, akan bertemu secepatnya."
Toate drepturile rezervate
Alătură-te celei mai largi comunități de povestiri din lumePrimește recomandări personalizate de povești, salvează-ți favoritele în biblioteca ta și comentează și votează pentru a-ți dezvolta comunitatea.
Illustration

S-ar putea să-ți placă și

  • Dzikir Cinta (Selesai)
  • Aku Takdirnya
  • Takdir Cinta di Bawah Cahaya Ramadhan [END]✓
  • ZA&RA
  • Al N' Ray
  • ASA: Semesta Itu Bukan Milik Kita
  • Simfoni Takdir ✔
  • (Bukan) Rumah Singgah
  • Sang Pelindung Hati
  • Perjalanan Kisah Cinta Afia

"Neng, Aa boleh cium tangannya?" Asiyah mengangkat dagu perlahan, memindahkan pandangannya dari kancing baju dada suaminya menuju wajah sang suami. Pandangan mata mereka beradu, Asiyah tersipu, Salman tersenyum malu-malu. Perlahan tapi pasti Salman menggerakkan kedua tangannya yang gemetar, mengangkat lembut kedua tangan mungil istrinya yang terasa dingin. Salman mencium kedua tangan putih itu, mengecup dengan penuh cinta dan kasih, ia memindahkan kedua tangan Asiyah ke dadanya dengan masih mendekapnya dengan sebelah tangan saja. Tangan kanan Salman naik keatas ubun-ubun istrinya, Salman mulai berdoa dengan menengadahkan tangan kirinya yang masih menekan kedua tangan Asiyah didadanya. Salman berdoa khusyuk dan pelan, memohon keberkahan atas istri yang sudah Allah berikan kepadanya. "Hari ini, Aa sudah sah menjadi suami kamu, doain Aa semoga selalu bisa mendampingi kamu sampai akhirnya kita berjumpa di Jannah Allah nanti ya, kalaupun andai akhirnya maut yang memisahkan kita, Aa gak akan melarang kamu buat nikah lagi ya. Karena Aa sayang kamu karena Allah" Assalamu 'alaikum Jazakumullahu khoir untuk para pembaca Di next novel ini akan bercerita tentang pemeran utama Asiyah Abdullah yang terpaksa bercerai dengan suaminya yang soelh karena sesuatu. Akankah ia mendapatkan jodoh yang lebih baik dari Allah? Nantikan lanjutan kisahnya ya. Novelnya sudah selesai, akan di posting part demi part karena beberapa bagian masih proses revisi sedikit. Jazakumullahu khoiron 

Mai multe detalii
WpActionLinkLinii directoare referitoare la conținut