ALMEZIA
  • WpView
    Reads 60
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 1, 2024
⚠️DI WAJIBKAN Follow⚠️ terlebih dahulu **** "Lo pikir gw cinta sama Lo..." Alden menjeda kalimat nya sebentar. Menatap Zia tajam sembari meremas kuat dagu Zia lalu menghempasnya kasar. " Gw...ALDEN RENAZRA GALIH. Ngak pernah suka apalagi cinta sama Lo...ALMEZIA ARSY ADINATA Gw benci Lo... Sangat sangat benci." Zia hanya diam menunduk menghapus kasar air mata yg mengalir membasahi wajah tirusnya. **** "Udah pah mah udah... Mey capek Mey pengen istirahat Mey pengen bahagia kayak yang lain. Mey pengen mamah dan papah menyayangi Mey seperti mamah papah menyayangi Abang.dan ARNA yang hanya sepupu Mey." 💢Mengandung bawang. ⚠️MOHON MAAF PLAGIAT DILARANG KERAS MEMASUKI LAPAK INI harap bijak dalam memilih bacaan Cerita ini mengandung kata kata kasae
All Rights Reserved
#223
pergi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Benalu [Terbit]
  • Albel
  • EVIDEN (Republish)
  • Savero Archandra || Haechan || END
  • Maybe Tomorrow : Penyesalan (On Going)
  • posesif girlfriend(REVISI)
  • JANUS

"Bahkan ibunya sendiri membuang anak itu." Semesta pun menghiraukannya, seperti bayangan yang tak pernah di anggap ada, seperti benalu yang tidak pernah di inginkan kehadirannya. *** Nyatanya, ada hasil yang menghianati usaha dan tidak semua usaha akan di kabulkan dengan hasil yang baik. Ya, Teresa sadar hal baik tidak akan pernah ada dalam kisah hidupnya. Benalu akan tetap menjadi benalu, sang penganggu yang tak pernah di inginkan ada. Tangisan pilu selalu keluar dari mulutnya yang menyimpan banyak kisah luka, entah waktu kecil atau bahkan sampai sekarang. "Seharusnya anak seperti kamu tidak lahir dari rahim saya!" ucap wanita itu dengan tatapan penuh kebencian. Teresa Audiyatama. Seseorang yang berusaha menghilangkan label 'benalu' dan 'anak pembawa sial' di dalam diri dengan berbagai cara. Sakitnya di permainkan, di jadikan alat balas dendam, mendapat penghianatan yang begitu menyakitkan, sampai harus kehilangan orang-orang yang di sayangi. Tapi, kenapa semesta masi tidak mau berbaik hati padanya? Rasa sakit itu semakin menyakitkan. Setiap hari lubang kelam di hati semakin dalam, menyisahkan kekelaman yang mengerikan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines