NAME BY DEAD

NAME BY DEAD

  • WpView
    LECTURAS 6
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContenido adultoConcluida sáb, mar 23, 2024
cerita seorang bangawan yang bernama gabriel jatuh cinta dengan Noel si gadis bangsawan rusia. Noel di culik oleh seseorang dan di cuci otak.26 tahun telah berlalu Noel adalah seorang pembunuh bayaran terkenal di berapa negara.dan gabriel adalah seorang mafia atau spy
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • The Exiled Queen (TAMAT) √
  • AGRHANA [terbit]
  • Kronos [COLD DEVIL #3]
  • Dear Alvin [END]
  • The Villain Twins [END][KUBACA]
  • Who Killed My G? (TERBIT)
  • The Origin Of Dhampir [TAMAT DI DREAME]
  • I'm Not Fine, But It's Okay

First historical-fantasy Romance by Me! *** "Kenapa kau tampak begitu tenang, heh?" desisnya tepat di wajah Sang Ratu. "Kau bahkan memberikan obat subur untuk kami. Apa kau tidak takut posisimu akan tergulir jika aku memiliki anak dari selir lain?" napas Ghaozen bahkan terasa begitu tergesa di wajah cantik dan lembut milik Yueyin. Yueyin justru tersenyum tulus, "Saya yakin, tak lama lagi tempat saya akan berganti. Lalu, apa yang harus saya takutkan?" Ya benar, apa yang harus ditakutkannya? Karena sejak kecil Yueyin di didik tidak untuk menjadi orang yang serakah. Tidak untuk menjadi orang yang naif dan munafik. Ia bahkan sebisa mungkin hidup jauh dari jangkauan istana, namun sialnya pekerjaan sang ayah membuatnya terjebak dengan Raja saat ini. Raja yang dikenal berhati iblis! Istana adalah tempat yang mengerikan! Jauhi sebisa mungkin, Yueyin. Itu adalah pesan terakhir sang ibu padanya sebelum ibunya bunuh diri akibat perceraian dan fitnah kejam dari istana oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab. "Kau lancang, Ratu!" Ghaozen semakin mendekatkan wajahnya dengan wajah Yueyin. Menatap bibir merah muda Yueyin yang tampak menggoda begitu membangkitkan hasratnya sebagai lelaki jantan. Namun, ketika kedua bibir itu nyaris menyatu, Yueyin lebih dulu memalingkan wajahnya. Membuat Ghaozen tersenyum sinis dan berbisik pelan, "Rumor itu beredar salah. Bukan aku yang tidak pernah mengunjungimu, Yueyin. Tapi, kau yang selalu menolak kehadiranku!" gumamnya sebelum keluar dari kediaman Yueyin dengan langkah lebar.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido