Interaksi - Sesaat yang Abadi

Interaksi - Sesaat yang Abadi

  • WpView
    GELESEN 94
  • WpVote
    Stimmen 23
  • WpPart
    Teile 9
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mi., Juni 26, 2024
WpInfo
Belletristik
Romantik
~Seuntai Aksa nan Amerta. "Kamu adalah mati yang ku paksa abadi." -Nuri. "Dia adalah hujan yang membuatku rela mendengar petirnya." -Nathan. "Aku akan kembali, hingga kau menyadari bahwa bertahan mu tak sia-sia." -Areksa ••• "KENAPA HARUS AKU, TUHAN?!" Dalam batin, dengan isak tangis yang teredam rintik hujan. Sungguh, ia tak sanggup menjalaninya lagi. Merasa dibohongi, dibodohi, tidak dihargai. Seakan saat itu adalah puncak dari segala asa. Setelah ia mendapatkan kebahagiaannya, seakan tiada hal yang dapat membuatnya mengeluh, lagi-lagi harapannya semu. Motor yang ia kendarai melaju kencang di jalan raya, seakan tak takut dengan maut. Atensinya beralih pada truk yang berlawanan arah dengannya. Dengan segala amarahnya, ia membelokkan kemudi ke arah truk tepat saat raja jalanan itu melaju kencang. "Di mana letak kuat ku tuhan? Aku tak sekuat itu!"
Alle Rechte vorbehalten
#215
ldr
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Memorable
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • FARHAN [End]
  • ARGIAN [ON GOING]
  • Tentang Waktu (End)
  • Tomboyish Girl [Proses Penerbitan]
  • ARKASYA
Memorable

Akulah gadis bisu itu, hanya mampu menatap apa yang kulihat tanpa mampu berteriak bahkan untuk melawan pun sulit. Aku berdiri disini menunggu sebuah harapan itu datang. -milena- *** "ANAK TIDAK TAHU DIUNTUNG." "AKU AKAN SELALU MENJAGA KAMU, PRINCESS." "MAAFIN PAPAH, MILE." "LO CUMA PENGUSIK KELUARGA CORLISS." "JANGAN PERNAH LO TUNJUKIN MUKA BUSUK DRAMATIS LO DI HADAPAN KITA-KITA LAGI, NONA ALEXA YANG MAHA BENAR." "DON'T CRY, PRINCESS. EVERYTHING WILL BE OKEY, RIGHT?" "Aku pikir dibalik wajah lugu dan polos yang selama ini kamu berikan benar-benar menginginkan yang namanya kasih sayang, tapi sekarang kamu menunjukan pada kami semua tentang seseorang yang memang layak untuk dibenci." *** Aku muak dengan takdir yang selalu mempermainkan garis tangan kebahagiaanku, tak pernah kah Tuhan berpikir jika aku lelah, dimana takdir bahagia yang telah dituliskan untuk perjalanan hidupku? Aku..takut, semua alasan aku berdiri dan hidup perlahan pergi, bahkan orang yang aku nantipun pergi tanpa belas kasihan padaku.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien