Alora

Alora

  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Mar 17, 2024
Trauma, bullying, kekerasan bukan lagi hal yang ku anggap menakutkan bahkan aku sudah berteman dengan mereka kata capek,lelah,tak sanggup itu yang ada dalam pikiran dan hati ku. Bahkan bukan hanya disekolah dirumah pun aku seperti tak dianggap ada,aku terbiasa dengan sikap mereka aku juga sudah tak tau mau bagaimana lagi hidup ini berputar,satu yang aku rasakan aku juga manusia mengapa mereka tidak bisa memperlakukan seperti manusia. semesta aku tidak ingin mengeluh kepadamu tapi kali ini apa aku harus berucap,aku lelah aku lelah dengan semua ini,dan lelah dengan kehidupan ku bahkan jika malaikat maut mencabut nyawa ku aku ikhlas.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Halaman Hidupku
  • Cerita Tentang Kita
  • Kita Sembuh Bareng?
  • Di Balik Nama Zella
  • Menyerah atau Bertahan?
  • SEKASA(SEbuah Kisah terbiASA)
  • Missing Piece
  • ALVIN (On Going)
  • Needing Love

patah mana yang tak kupulihkan sendiri, sakit mana yang belum pernah ku rasakan. Saat dunia menuntutku tegar tanpa memperdulikan bagaimana aku bertahan. Setiap luka selalu ku peluk dalam diam, sembari belajar mencintai diriku yang perlahan hancur. Mereka selalu melihat senyumku, tapi tak pernah tau pertempuran yang ku rahasiakan di balik hati dan pikiranku. Aku berjalan dengan hati yang lelah, namun tetap berdiri meski runtuh dalam sunyi. Aku menangis tanpa suara, meratap dalam jiwa yang hampir mati rasa. Bahkan nafas pun terasa sesak, seolah dunia tak memberiku kesempatan untuk sekedar tenang. Sebab kalau bukan diriku, siapa lagi yang memeluk hatiku sendiri, saat semua memilih pergi ketika aku paling membutuhkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines