Im(Perfect) Love

Im(Perfect) Love

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 9, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Anindya Nayanika tak pernah membayangkan kesialan yang seakan terus menimpa hidupnya. Cinta pertama yang bertepuk sebelah tangan selama bertahun-tahun. Selalu bersama dengan seseorang yang disukainya tidak benar-benar menjamin dia akan menjadi miliknya. Patah hati yang tak dapat terelakkan itu membuat Anindya memilih untuk melarikan diri. Tak hanya sampai disitu, semesta seakan belum cukup untuk menguji kesabarannya. Kepergiannya Anindya untuk berlibur ke luar negeri yang pada awalnya hanya sebagai upaya untuk bisa melupakan cinta pertamanya itu, nyatanya tak semudah yang dibayangkan. Namun, dibalik semua itu apakah Anindya akan tetap akan perasaannya ataukah goyah akan kehadiran seseorang yang baru ditemuinya? "Aku tidak pernah menyangka menemukan suatu keajaiban dalam musibah. Bertemu denganmu merupakan suatu hal yang tidak pernah aku bayangkan sebelumnya. Kehadiranmu memberikan banyak warna dan harapan baru dalam hidupku. Mungkin takdir memang ingin mempertemukan kita? Atau hanya sekedar tempat singgah sementara? - Anindya Nayanika, 2024 -
All Rights Reserved
#111
joshua
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Itu Bernama Aleaa  [ ON GOING ]
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • Himpunan Semesta ✔
  • Karena Kamu Rumahnya
  • Please....Beside Me  (Sudah Tersedia Ebook Ya)
  • Heartlessly (TAMAT)
  • FRIENDzone (Completed)
  • ANDROMEDA (END)

"Ini bukan kisah cinta biasa. Ini tentang kehilangan, tentang memilih siapa yang nyata, dan siapa yang cuma ilusi." "Kalau cinta itu sederhana, kenapa aku selalu jatuh pada yang paling rumit?" Giza nggak pernah nyangka satu pertemuan bisa membuka pintu masa lalu yang udah lama ia kunci. Tapi ketika satu nama kembali muncul-dengan wajah, rasa, dan kehadiran yang nggak bisa dia abaikan- semua jadi kabur: siapa yang nyata, siapa yang cuma bayang-bayang. Dan ketika hati mulai goyah, Giza harus menelan kenyataan: nggak semua luka bisa sembuh hanya karena kita ingin melupakan. Kadang... yang bikin kita kembali justru luka yang nggak pernah pergi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines