Vetala
  • WpView
    Reads 52
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 21, 2025
Pernahkah kau terjebak dalam sebuah adegan seperti di film aksi sekaligus terjebak di dunia lain? Di hujani anak panah berapi, saling tembak-menembak, bertarung demi nyawa dengan monster pemakan jiwa. Semua itu kami alami sejak kami tak sengaja bertemu dengan Pak Tua yang kini kita panggil Akong. Setiap jam menunjukan pukul 6 sore, kita berempat akan terbawa ke dunia lain yang penuh dengan makhluk mitologi daerah yang sering muncul dalam dongeng. Raksasa, bola api yang melayang serta manusia tinggi dengan lidah menjulur yang senang hati menunggu disetiap pertigaan jalan dan tempat-tempat lainnya, sementara kami bertahan mati-matian selama 5 jam disana. Siapa kami? Aku sendiri bernama Sea, nama ku dibaca 'Se-a' biasa bukan 'Si' seperti di bahasa Inggris. Aku mempunyai dua kawan, Lim si pembalap liar sekaligus montir yang ahli dalam menggunakan senjata tajam dan Sempurna remaja kecil mungil dengan tembakan yang jitu. Ditambah dengan Akong. Lalu apa dan siapa yang mengirim kami ke dimensi itu? Entahlah, kami pun belum tahu tentang hal itu.
All Rights Reserved
#64
daydream
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RESURGERE: The Andalas Of Nusan [CH]
  • Voices In The Ocean : Cursed Man, Zale Merville [End]
  • -TRANSMIGRATION IN A GAME??-
  • in ROOM
  • Mind Seth [END]
  • Mengapa Selalu Aku Yang Disalahkan? 🥀 (Countryhumans AU)
  • 「 Our Life 」
  • Pertanda di Dunia Fiksi | Project (-1): From the Underrated - Memory 0
  • Adrian S1- And Rise of The Tale(ON EDIT KE-3 Kali)
  • Quant (On Going)

𝘽𝙖𝙘𝙖 𝙩𝙖𝙜𝙖𝙧, 𝙗𝙞𝙖𝙧 𝙜𝙖𝙠 𝙨𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙥𝙖𝙝𝙖𝙢 . . . . Dunia ini dulunya hanyalah hamparan biasa, hingga kekuatan magis pertama kali terlahir dari kehendak alam. Namun, sihir yang seharusnya menjadi anugerah justru disalahgunakan. Orang-orang yang tidak bertanggung jawab memperlakukan kekuatan mereka sebagai alat untuk berkuasa, tanpa peduli akan kehancuran yang mereka tinggalkan. Dari keegoisan itu, lahirlah kekacauan, perang, dan penderitaan. Hingga akhirnya, sebuah tekad baru muncul, tekad untuk mengendalikan sihir, bukan dikendalikan olehnya. Para pemimpin membangun tatanan baru, aturan yang mengikat, dan tempat-tempat pembelajaran bagi mereka yang terlahir dengan bakat magis. Namun, sejarah selalu berulang. Di tengah damai yang rapuh, bayang-bayang keserakahan kembali mengintai. Dan kini, seorang pemuda harus menemukan jalannya sendiri di dunia yang gila ini, siap atau tidak, mau atau- "TIDAK MAUUUUU!!!" "Heh! jangan menolak! Kau akan ke Akademi besok! ingat!" "Aku tidak mau~ huaa kehidupan malas ku akan hancur." "Kalau kau menolak, koleksi cacing beracun mu akan ku bakar." ". . ." "Yah merepotkan. Mungkin lebih baik aku tidur, dan pura-pura dunia ini baik-baik saja." -Indonesia . . . ! Di ambil dari kisah fiksi author sendiri, gak ada sangkut pautnya sama dunia nyata, mau itu tatanan masyarakat, jabatan, posisi, hukum dan sebagainya. Author cuma manusia biasa yang pastinya tak lepas dari kekurangan. Inspirasi cerita?... Banyak pokoknya, dan author jadiin satu dalam cerita ini. Sama sekali gak adanya bermaksud menjiplak dan gak terima di jiplak. Author gak akan iklas kalau ada yang tiba-tiba jiplak cerita ini trus di jadiin alasan inspirasi cerita dan dan modifikasi sama sekali, alias plek ketiplek. "Menjiplak bukan karena tidak bisa berkarya, tapi karena terlalu malas untuk mencoba." - Appelmerah, 2025 Segitu dulu, bay~

More details
WpActionLinkContent Guidelines