Bedebah Terakhir

Bedebah Terakhir

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 17, 2024
Menjadi seseorang yang terus menerus mencoba untuk memahaami orang lain bukanlah suatu hal yang mudah, ada kalanya ego yang terdapat dalam jiwa korban pembantaian selalu membekas. "Aku tak pernah sedikitpun membenci hadirnya, namun jika kau menjadi aku, apakah kau bisa melakukan seperti apa yang telah ku lakukan selama hampir 10 tahun ini?" Ujar Abraham dengan hembusan nafas yang semakin tak karuan. Ribuan pasang mata harus kokoh menyaksikan pengakuan suci dari Abraham yang terus mengeras kala bibirnya berdecit mengerang menahan perih pada dada nya. "Atas izin tuhan yang maha kuasa, aku bersumpah akan terus membuat hidup kalian semua sengsara, setidaknya kalian merasakan apa yang kurasa saja, aku sudah cukup puas," "Satu lagi, kuharap kalian semua berani untuk keluasr dari zona nyaman dan bertekad bulat sepertiku, jangan sampai menjadi pecundang yang hanya bersembunyi dibalik topeng kekuasaan, cihh!" Akankah ia bisa menuntaskan inginnya untuk membuat semua orang yang ada dalam rincian hitamnya sengsara? Dengan segala tabiat dan rencana tanpa omong kosong, akankah ia berhasil atau malah ia sendiri yang termakan oleh seluruh sumpahnya? - Background Cover by Pinterest
All Rights Reserved
#268
baik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • jangan sakiti aku
  • The Dark Side(END)
  • Reincarnation Becomes Supreme {BL}
  • Payback's Sweet
  • Senja Termendung
  • Setan Merah
  • My Baby Without Father (Di Pindahkan Ke Dreame/Innovel)
  • Only you ( Tutoryim )
  • KESATRIA PEMBALAS DENDAM //BL //18+

pernikahan yang dijadikan ajang balas dendam itu sangat menyiksa ku.. pada umumnya nikah karena cinta, tapi aku di jadikan ajang balas dendam yang bukan aku pelakunya sebenrnya.. aku pengen merasakan layaknya jadi istri idaman suami, dengan rasa kasih sayang bukan karena balas dendam yang bukan aku penyebabnya... tuhan,,hanya satu ingin ku, aku ingin bahagia seperti orang lain yang bisa merasakan kebahagiaan.. dia melamar ku kepada orang tua ku,,dan itu yang membuat ku bahagia, tapi ternyata kebahagiaan itu tidak bertahan lama, karena aku selalu tersiksa baik fisik maupun batin....😭😭😭😭😭😭😭😭

More details
WpActionLinkContent Guidelines