can i love you a little while longer?

can i love you a little while longer?

  • WpView
    Reads 10,718
  • WpVote
    Votes 675
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 5, 2026
"Dan aku capek suka sama kamu," ucap Salsa di tengah hening malam. Kalimat itu cukup untuk membuat Ardan menghentikan kegiatannya. Ia menoleh, menatap gadis itu lekat-kamera yang sejak tadi sibuk ia mainkan perlahan ia turunkan. "Gue gak minta lo suka sama gue," jawab Ardan datar. "Tapi kamu yang bikin aku jatuh cinta sama kamu." Salsa tersenyum tipis, tangan kecilnya menyibak anak rambut Ardan yang beterbangan ditiup angin malam. Malam itu, mereka berada di atap salah satu rumah sakit di Jakarta. Salsa baru saja diopname karena asam lambungnya kambuh. Ardan datang tergesa-gesa setelah mendengar kabar tersebut. "Dan... peluk, dingin," pinta Salsa manja. Tanpa kata, Ardan menaruh kameranya di kursi lalu langsung menarik tubuh Salsa ke dalam pelukannya. Hangat. "Maaf ya, udah ngebebanin kamu sama perasaan aku." "Sakit aja masih bisa cerewet," gumam Ardan, sambil mengeratkan pelukannya dan mengusap punggung Salsa lembut. Malam ini, Salsa tidak seceria biasanya. Wajahnya pucat, tubuhnya panas. "Masuk yuk, tambah dingin," ajak Ardan. Salsa menggeleng pelan. Di dalam pelukan Ardan, ia merasa lebih baik. Lebih hidup. Diam sejenak. Lalu suara lirih keluar dari mulut Salsa. "Dan, can I...?" Ardan menaikkan alis, menatap wajahnya. "Can I love you a little while longer?"
All Rights Reserved
#225
ardan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • this is me
  • Because ILY [Completed]
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔
  • IS IT LOVE?  [On Going]
  • ON SIGHT (Completed)
  • DUTRA AZALEA (COMPLETED)
  • Be Yours
  • Tokoh Utama
  • ALRICK [TAMAT-TELAH TERBIT]

"Tasya. Kamu mau kan jadi pacarku?" Degg.. "Astaga! Keysa. Kamu kuat, jangan ngerusak semuanya. Dia sahabat kamu. Tahan! Ga boleh nangis!" Ucap Keysa dalam hatinya. Ia sedang berusaha menahan air matanya agar tidak turun. Keysa berlari menghindari kerumunan itu. Kerumunan dimana Alvaro sedang menyatakan perasaannya kepada Tasya, sahabat Keysa. "Hai, Key!" sapa Ardy yang tiba-tiba muncul dibelakang Keysa. Secepat mungkin Keysa menghapus air matanya yang sempat jatuh. Keysa tidak ingin ada yang mengetahui jika saat ini ia sedang menangis. Keysa membalas sapaan Ardy hanya dengan senyuman. Senyuman palsu! "Eh, Key habis nangis ya?" tanya Ardy khawatir yang melihat mata Keysa sedikit sembab. "Ah. Enggak, Dy. Kelilipan kayaknya. Btw, Lo ngapain disini?" ucap Aletha mengelak. "Gapapa sih. Abisnya disana lagi ada yang seru malah menyendiri disini. Itu Tasya, sahabat lo ditembak sama Varo. Lo kok malah disini sih?" "Hah? Gue malah baru tau. Gimana Tasya terima? Wah bakal ada pasangan baru nih" *** Aletha Keysa! sudah beranjak dewasa. Ia sudah kelas sembilan. Sudah banyak perubahan, namun tidak dengan... *** Apa hayo? yang penasaran langsung baca aja. Maaf kalo g bagus. Jangan dihujat. Oke? Selamat membaca guys!

More details
WpActionLinkContent Guidelines