RayA
  • WpView
    Reads 188
  • WpVote
    Votes 44
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 14, 2025
ketika kamu hidup bukan untuk dirimu sendiri, melainkan alasan kamu tetap bertahan karena orang-orang di sekitarmu selalu membutubkanmu, meskipun mereka tidak mengatakan tetapi dirimu terlalu peka untuk itu. Egomu sendiri seakan-akan sudah mati, tak bisa meluapkan amarah atas kehendakmu sendiri. Mengalah lagi, dan lagi.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Meninggalkan Tanpa Pamit
  • Missing Piece
  • Menyerah atau Bertahan?
  • SEKASA(SEbuah Kisah terbiASA)
  • The Memory
  • SELAMA ITU KAH, APAKAH  KAU AKAN KEMBALI?
  • RUANG RINDU [END]✓
  • RINDU
  • Halaman Hidupku

Sebuah jarak yang membuatku hancur Meniti jalan sempit yang menimbulkan kecemasan Mengapa saat ini waktu berteman dengan jarak? Sungguh aku sangat kesal Kesal karena datangnya rindu bersamaan dengan masalah jarak dan waktu Yang membuatku tak bisa bertemu denganmu

More details
WpActionLinkContent Guidelines