Posesif Princess

Posesif Princess

  • WpView
    LECTURAS 1,337
  • WpVote
    Votos 247
  • WpPart
    Partes 13
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, mar 9, 2025
WpInfo
Ficción
Romance
"Kamu bahkan gak bisa merasakan apa yang aku lakuin itu sebenarnya ingin menyelamatkan kamu. Tapi kamu malah menganggap aku mengekangmu" ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ﹏✧﹏ Hidup Danar berubah 180 derajat ketika Jeshyla, cewek paling populer di sekolah mengambil ahli semua hal tentangnya. Jeshyla itu aneh, posesif, kekanakan, egois dan seenaknya sendiri. Namun, kenapa saat melihat Jeshyla di dekati cowok lain. Danar merasakan sesuatu? Bukankah Danar ingin terlepas dari Jeshyla? Siap merasakan emosi yang mengaduk-aduk? Dari tawa, haru, hingga ketegangan-semua ada di sini! Baca sekarang, vote jika suka, dan beri tahu aku bagian favoritmu! foto by pinterest
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • OOSHANKA [TAMAT]
  • Secretly Yours, Shaka
  • Pak Denta Sarange! (On Going)
  • FAREINA
  • My Possesive Boyfriend
  • Semuanya Untuk Kamu
  • Pushy Boy (Cowok Pemaksa) END
  • The Story Of Out Youth [ ON GOING]
  • BAD LIAR (Completed)

"Oh jadi saya ke pilih magang di perusahaan kamu karena kamu ada maksud lain terhadap saya?" tanya Jia saat dirinya tak sengaja mendengar Sean tengah berbincang dengan Adrian. Adrian, sahabat Sean itu pun keluar perlahan dari dalam ruangan Sean. Sedangkan Jia berjalan mendekat ke arah Sean yang tengah mendudukkan bokong nya di atas meja. Dengan kaki panjang nya Sean berjalan menghampiri Jia tanpa di duga Sean menaruh kedua tangan nya pada pinggang nya membuat Jia berusaha melepaskan pelukan erat tersebut. "Kenapa kamu jadi berbicara dengan bahasa yang baku seperti itu Jia?" tanya Sean dengan mendekatkan bibir nya pada telinga Jia. Perempuan itu menegang saat hembusan nafas Sean mengenai leher serta telinga nya. "Jangan main-main sama saya, saya bisa laporkan kamu ke polisi!" "Silahkan, tapi saya mau melakukan hal lain terlebih dahulu terhadap kamu agar tidak rugi walaupun saya di bawa oleh kepolisian," - Start 08/05/2025

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido