RUMAH IMPIAN

RUMAH IMPIAN

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 10, 2024
"Jika keluarga bukan rumah untukku, lalu siapa yang akan menjadi rumah untukku?" Fellicya. Masalah demi masalah muncul setelah kematian sang Papa. Dimulai dari keluarga, 2 pria dihidupnya, misteri kematian sang Papa, hingga akhirnya Fellicya dapat menemukan Rumah Impiannya. Siapakah yang akan menjadi Rumah Impian Fellicya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah Untuk  Teduh
  • ANAK ANGKAT MAFIA
  • CH2 DAN RUMAHNYA
  • I Love You My Captain
  • FAMILY? [END]
  • Kapan Nikah? ( Season 2. Edisi Lebaran.)
  • BROKEN : The secret of life
  • Luka Adalah Temanku

--- Rumah untuk Teduh Karya Rayna Rayna Alexyana adalah anak pertama yang tumbuh dengan luka yang tak terlihat. Dulu, keluarganya penuh dengan kebahagiaan-sampai hari di mana ayahnya meninggal. Sejak itu, segalanya berubah. Ibunya, yang dulu penuh kasih, kini hanya menyisakan kebencian. Setiap kata yang keluar dari mulutnya adalah racun, setiap tatapan penuh dengan kemarahan yang tak pernah padam. Di mata ibunya, Rayna adalah pembunuh, perenggut nyawa sang ayah. Anak sial yang tak seharusnya lahir. Dan Rayna? Dia hanya ingin bertahan. Tapi seberapa lama seseorang bisa bertahan saat rumahnya sendiri tak lagi menjadi tempat teduh? Di balik semua luka dan rasa bersalah, Rayna tetap berusaha kuat untuk satu alasan-Naraya Zaskyani, adik perempuan yang selalu ia lindungi. Meski hatinya hancur, meski dirinya sendiri ingin dipeluk dan diberi perlindungan, dia tetap berusaha menjadi kakak yang baik. Hingga suatu hari, Rayna memutuskan untuk pergi. Sebuah surat perpisahan ia tinggalkan, penuh dengan rasa sakit yang selama ini ia pendam. Tapi saat ibunya menyadari segalanya, semuanya sudah terlambat. Rayna pergi dan tidak akan pernah kembali. Karena terkadang, rumah bukanlah tempat untuk pulang. Terkadang, rumah adalah tempat yang paling membuat seseorang ingin pergi selamanya. ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines