REVERIE: POSSESSIVE ANGEL

REVERIE: POSSESSIVE ANGEL

  • WpView
    LECTURAS 387
  • WpVote
    Votos 58
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, mar 29, 2024
Reverie Amaryllis Harper, si pemilik wajah dengan kecantikan yang luar biasa. Semua orang sangat menyukainya. Apalagi dia terlahir dengan sendok emas ditangannya, apapun keinginannya pasti dengan mudah ia dapatkan. Kehadiran Zephyr Brixton Finnegan, membuat sisi terpendam didiri Reverie bangkit. Ia ingin memiliki lelaki itu, walaupun orang terdekatnya menjadi rintangan itu sendiri. Karena di dalam kamus Reverie, tidak ada kata menyerah. Ia yakin bisa mendapatkan lelaki itu dan membuatnya menjadi milik seorang Reverie Amaryllis Harper. Bisakah Reverie membuat semuanya menjadi kenyataannya? ***** "Orang kaya kamu? Mudah aja aku hempasin layaknya debu gak berharga!" Reverie tersenyum miring, "Udah sadarkan? Kalau kamu bukan lawan sepadan buat aku, kamu itu gak ada apa-apanya!" ***** "Kamu harus ingat selalu, sayang. Karena cuma aku yang pantas bersanding sama kamu, paham kan?"
Todos los derechos reservados
#178
obsession
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • FEARLESS || JAYISA
  • Midnight Surrender
  • GALTHAR
  • Gue (Nggak) Jelek! [Completed]
  • Crazy Love
  • DIE FOR YOU
  • possessive Alejandro
  • Obsesi Para Tokoh [END]

Hidup itu pilihan. Tapi ada karena suatu kesalahan bukanlah suatu keinginan. Toh yang namanya manusia pasti pernah khilaf pada masanya. Siapalah yang bisa mengira seperti apa Tuhan menorehkan takdir seseorang. Sera, gadis cantik yang terlahir mandiri sejak kecil itu ditakdirkan bertemu dengan Kafka, laki-laki yang selalu ingin terlibat dalam setiap proses dan langkah kecilnya. Membuat Sera mau tidak mau menerima eksistensinya. Bersamaan dengan itu banyak hal baru yang Sera temukan, termasuk menekan rasa takutnya untuk memperjuangkan Kafka, agar selalu menjadi miliknya. Pun dengan Kafka yang juga melakukan hal yang sama. "Ka, aku nggak pantes ya berdiri di samping kamu?" "Kata siapa? Ra, hidup itu simpel, Tuhan kasih banyak opsi buat dijadikan pilihan. Kalau nggak bisa berdiri di samping aku, kamu bisa duduk di pangkuan aku. Jangan takut, Ra. Mereka cuma iri. Kita bisa berjuang sama-sama." "But i'm a mess." Kafka tersenyum, "Kalau gitu kita tata lagi perlahan, sampai kembali seperti semula. Nggak ada yang perlu dikhawatirkan, selagi bersama, semuanya bakal berjalan sesuai rencana, Ra."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido