THE REBEL

THE REBEL

  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Mar 19, 2024
[Oneshot] "Lalu apa yang kau harapkan dari itu?" todongnya. "Kau tahu, bukan, arti dari tanduk kita?" Aku mengangguk. "Oleh karena itulah aku memotongnya." Azziel terperangah. "Celaka kau, Raphael ...! Ayah tak akan membiarkanmu seperti ini ...," katanya melembut di akhir. "Kau tahu apa konsekuensi dari iblis yang kehilangan tanduknya, bukan ...?" Raphael bertekad untuk berhenti menjadi makhluk yang membangkang. Tekadnya itu justru membuatnya didepak dari istana neraka keenam oleh raja iblis. Di Bumi, dia berkelana dan mengamati bagaimana manusia pada zaman itu. Dan apa yang dilihatnya justru membuatnya heran. #writteninaction #wiaindonesia #wiamarchallenge24 ©SunVampire2024
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Age Quod Agis
  • TVSL - The Villainess's Second Life
  • War For Azzhura
  • Pertemanan di balik Kutukan [On Going]
  • Imagination is Amazing: Promise of Stars in The Night Sky [FINISHED]
  • The Last Night
  • Husband In Second Life ✓
  • Who Is Called A Bird?!  || [Vol.1]
  • Almanak Sang Penulis - Viva Fantasy Fanfiction

[ 30 DWC 2024 ] "Lakukan apa yang bisa dilakukan." • • • Tokoh Kemala di sudut utara Pulau Borneo kembali. Serabut-serabut asap tampak jelas, keluar dari kisi-kisi ruang kepalanya. Langkahnya gontai menuju rumah yang ditinggal tanpa lirik-lirik berbulan-bulan lalu. Ketukannya akan melayang. Namun, sebelum pintu merasa sakit, ia keburu terbuka menampilkan sosok tak tervisualisasi mata; hanya pikiranmu yang dapat menatap keindahan paras atau rupa buruknya. Dia Puan Imaji; pujangga bagi kaum tanpa harapan, sekaligus sampah oleh anggota rasional bin realistis. Tanpa mengucap apa-apa, kuali penyihir berisi sari menggelegak tiba di hadap mata. Tanpa berpamitan, selembar kertas nemplok di wajah sang Tokoh Kemala disusul hentakan pintu dan deru ringisan. Bacanya, "TAK TAHU DIRI SEKALI LAGI, SOSOKMU YANG AKAN JADI BAHAN REBUSAN! LAKUKAN YANG BISA KAU LAKUKAN, JANGAN MODAL TAKABUR SAJA!" • • • Adik si "Vivere Militare Est". Lahir dari challenge yang sama. Tumbuh bersama promt yang berbeda. Tujuannya masih tak berubah; sebagai pasak yang menahan sang pemilik lapak agar tak jatuh sampai ke dasar palung kemalasan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines