Serambi Doa [REVISI]

Serambi Doa [REVISI]

  • WpView
    Reads 1,735
  • WpVote
    Votes 996
  • WpPart
    Parts 36
WpMetadataReadComplete Sat, Apr 13, 2024
Mahyra segera berlari, untungnya ia tak pergi jauh. Ia masuk ke dalam gedung, melewati koridor. Sial, kelasnya berada di lantai tiga. Ia menunggu dengan gelisah di depan lift, sampai lift terbuka ia segera masuk dan menekan tombol nomor 3. Ia panik, waktunya semakin berjalan, Tinnn Bunyi lift terbuka dengan cepat ia keluar, dan berbelok ke arah kanan menuju kelas paling ujung namun naas kembali menimpa dirinya. Ia menabrak sesuatu lebih tepatnya menambrak punggung seseorang yang membuatnya harus terjatuh tertimpa buku yang di bawah oleh orang tersebut. Orang itupun ikut terjatuh. "Shit, heh lo ngapain sih!" Mahyra tak memperdulikan apa yang dikatakan oleh orang tersebut. Ia masih mengusap bokongnya sekaligus kepalanya yang sakit karena terjatuh dan tertimpah buku. Kembali melirik jam, gawat dia terlambat setengah jam. Bisa mampus dirinya jika ketahuan mamanya. Ia berdiri, tanpa mengucapkan apapun, menghiraukan pria yang sudah mengumpat hebat kepadanya. Namun ia tak peduli, ia kembali berjalan dengan cepat sebab tak mampu berlari. "Cewek sinting" pria itu berteriak, pria yang tak bisa menghilangkan kekesalannya, akan memastikan ketika bertemu dengannya kembali, pria itu akan memberikan pelajaran untuknya . . "Semua pasti punya masalah bukan?". Kalau gak ada masalah dan hidup baik-baik saja, maka itu namanya bukan kehidupan. Begitupun hidup Mahyra, bagaimana dihadapkan dengan keluarga, pertemanan, cinta, bahkan sampai dirinya dengan TuhanNya. "Apakah Ia mampu melewati semuanya, atau malah menyerah?".
All Rights Reserved
#728
islam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah Tanpa Atap
  • MELLIFLUOUS
  • The Colour of Zahra's Life [TERBIT]
  • LOVE in SILENCE
  •  ANATHA
  • Arhesa
  • Cintailah Aku, Mas Santri! [TERBIT]
  • Air Mata Elara
  • Menyerah atau Bertahan?
  • The False Reality (TELAH TERBIT)

Dua orang dengan latar belakang berbeda namun, dipertemukan untuk saling melengkapi.sikap Hana setelah hijrah dari masa lalunya banyak menginjak bebatuan kehidupan. Suatu saat Hana sedang terbaring lemas setelah dibuli oleh temannya.Disaat terbaring lemas di atas kasur seorang perempuan masuk.Percakapan pun berlangsung tapi setelahnya dia langsung membekap hidung dan mulut Hana. Leo yang melihatnya langsung menegur dan dengan cepat perempuan itu mengadu kepala Leo dengan piring kecil.Suara di kepala Leo selepasnya hening.Cepat-cepat dia harus bangun dari sakitnya.Melihat Hana yang sedang terengah-engah memancing simpati Leo dan mengurungkan niat untuk mengejar cewek itu. "Lu enggak apa-apa kan?" "Enggak,aku baik-baik aja"dengan napas yang terengah-engah. "Lu ngomong baik-baik aja!?"timpal Leo yang gak ngerti cara pikir Hana.Padahal baru saja dia dibekap dengan bantal.Kalau saja Leo enggak datang atau terlambat mungkin Hana hanya tinggal badan saja Gimana cerita lanjutnya?mari baca kisah mereka di sini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines