Chocolate Dipped Strawberry (18+)

Chocolate Dipped Strawberry (18+)

  • WpView
    Membaca 4,865
  • WpVote
    Vote 352
  • WpPart
    Bab 39
WpMetadataReadDewasaLengkap Sen, Sep 23, 2024
WpInfo
Fiksi
Romansa
[rated 19] Kalau bisa memutar waktu, Elaine berharap dia tidak pernah bertemu dengan lelaki bernama Jean. Pertemuannya dengan Jean pertama kali adalah mala petaka baginya. Sebenci apapun Elaine dengan Jean, ia selalu berada di bawahnya, berteriak dan melenguhkan namanya. Jean mencengkram dagu Elaine dengan erat dan tersenyum menyeringai. "Teruslah, sayang. Teruslah memohon dan melenguhkan namaku."
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Burning Boundaries [REVISI]
  • Dalam Dekapan Sang Malaikat
  • Arabelle (NovelMe) New Version 🔚
  • For The First Time In Forever💕
  • Americano | nomin
  • Kawin Kontrak (21+) End

[18+] [SLOW BURN] "Dare. Cium orang yang paling kau benci di sini." Ruangan seketika hening, hanya suara napas tertahan yang terdengar. Ren menegang, dan matanya beralih ke Asher yang kini berdiri perlahan dari tempat duduknya. Tanpa sepatah kata apapun Asher melangkah mendekat. Sebelum Ren sempat bergerak atau berkata apa-apa, tangan lelaki itu terangkat, menyentuh rahangnya dengan lembut namun tegas. Dalam satu gerakan cepat, bibirnya berhasil menyentuh bibir mungil Ren. ----- Ren tidak pernah membayangkan harus tinggal satu atap dengan Asher. Apalagi atas permintaan orang tua mereka. Asher dingin, tidak ramah, dan terlalu suka mencampuri urusannya. Ren sudah punya pacar, sudah punya hidupnya sendiri, jadi tidak ada alasan untuk membiarkan Asher terus mengganggunya. Tapi Asher tidak pernah peduli pada batasan. Apalagi saat ia mulai merasakan sesuatu pada Ren yang dirinya sendiri enggan akui. Seharusnya mereka hanya sekadar roommate, tidak lebih. Seharusnya mereka saling tidak peduli. Dan entah kenapa semakin lama, semakin sulit untuk berdiri di garis batas itu tanpa ingin melewatinya. Karena Asher tidak pernah bisa netral saat menyangkut Ren. Tidak saat ia melihat seseorang memperlakukan Ren tidak seperti seharusnya. Tidak saat Ren berpura-pura baik-baik saja. Tidak saat satu-satunya batasan yang tersisa hanyalah gengsi mereka sendiri. Dan saat itu hancur... Asher tahu, tidak akan ada jalan untuk kembali. ______ 0 ______ FOLLOW SEBELUM MEMBACA! BERIKAN VOTE DITIAP CHAPTER. HARGAI BACAAN GRATIS INI. DISCLAIMER ! [!] mature. [!] walking a red flag !!! 🚩🚩🚩🚩🚩🚩 [!] klise. © all pics from : pinterest

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan