kesunyian Arabella

kesunyian Arabella

  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 29, 2024
"Dunia fiksi lebih indah dibandingkan dengan dunia nyata yang penuh dengan sandiwara" ~arabella_ 𓆡𓆝𓆞𓆟𓆜𓆛 "𝘙𝘶𝘮𝘢𝘩 𝘢𝘥𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘵𝘦𝘮𝘱𝘢𝘵 𝘣𝘦𝘳𝘱𝘦𝘳𝘳𝘢𝘯 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘳𝘬𝘶𝘮𝘱𝘶𝘭 𝘥𝘢𝘯 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘴𝘦𝘩𝘢𝘳𝘶𝘴𝘯𝘺𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘵𝘦𝘱𝘢𝘵 𝘵𝘦𝘳𝘯𝘺𝘢𝘮𝘢𝘯 𝘣𝘢𝘨𝘪 𝘴𝘦𝘴𝘦𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘥𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘣𝘢𝘨𝘢𝘪 𝘴𝘢𝘶𝘥𝘢𝘳𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘢𝘪𝘬 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘴𝘦𝘩𝘢𝘳𝘶𝘴𝘯𝘺𝘢 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘴𝘢𝘭𝘪𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘭𝘦𝘯𝘨𝘬𝘢𝘱𝘪 𝘥𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘢𝘴𝘪𝘩𝘪 𝘣𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘴𝘢𝘭𝘪𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘢𝘬𝘪𝘵𝘪" ~arabella_ Hai.... Maaf ya manteman, kalo banyak yang typo, Nanti kalau ada waktu insyallah saya revisi kembali :)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Eliinaa
  • TAKDIR ALYA
  • THE CLIMB [Completed]
  • 𝙓𝘼𝘾𝙄𝙀𝙍𝙔𝘼
  • Senyawa Abu-abu { F I N I S H }
  • SHANIEL✓ - Step by Step [END]
  • Far From Home [TERBIT]
Eliinaa

Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'Rumah' ? Tempat nyaman dipenuhi kehangatan? Tempat berlindung dari terpaan badai kehidupan? Pasti itu kan yang terlintas di benak kalian? Sayangnya, 'Rumah' yang ada di kehidupanku jauh berbeda dari semua itu. Kehangatan berubah menjadi kepedihan. Tempat yang seharusnya jadi tempat berlindung justru jadi tempat yang paling membuatku tertekan. Aku tidak iri, sungguh. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya ketika dipeluk oleh ayah dan ibu dengan penuh kasih sayang. Sarapan bersama ayah, ibu, kakak dan aku di pagi hari sambil tertawa ria karena masakan ibu yang gosong mungkin? atau jatuh dari motor saat sedang belajar mengendarainya lalu ayah akan datang dan membantuku berdiri, menenangkanku sambil berkata "Gapapa, ini biasa terjadi kok kalo lagi belajar, pernah dengar pepatah 'kamu nggak bakal bisa berdiri kalau nggak pernah jatuh' kan? Nah, kasus kamu sekarang sama kayak pepatah yang ayah bilang tadi." ? atau saat adzan tiba, ayah akan mengajak ibu, kakak dan aku untuk sholat berjamaah dengan ayah sebagai imamnya ? atau mungkin menjahili kakak yang sedang sibuk belajar lalu aku akan dihadiahi kejar-kejar an dan berakhir dengan aku yang terjatuh lalu menangis, kemudian ibu akan datang mengobati lukaku akibat aksi kejar kejar an tadi sambil mengoceh? Benar-benar keluarga impian bukan? Ya, benar, karena itu 'keluarga impian' maka itu hanya akan jadi 'mimpi' saja. Itu tidak terjadi di kehidupan nyata. Ya, mungkin ada, tapi bukan kehidupanku. Sekarang, rumah sudah tidak lagi menjadi tempat ternyaman dan penuh kehangatan seperti yang kurasakan dulu. Kini rumah hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan. Aku telah kehilangan, dan rasa kehilangan ini telah membuatku takut untuk memiliki.

More details
WpActionLinkContent Guidelines