Story cover for dont expect too much by pinkynisme_
dont expect too much
  • WpView
    LECTURAS 6
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
  • WpView
    LECTURAS 6
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
Continúa, Has publicado mar 21, 2024
- makin semarak menuang cuka diatas luka -

umur remaja itu umur tanggung, di bilang kanak kanak ya bukan di bilang dewasa juga ya belum. banyak orang yang entah berantah kemana perginya jati diri pada usia ini. ingin menangis dan mengeluh tapi mereka bukan kanak kanak lagi, ingin berusaha tetap tegar dan belajar dewasa nyatanya terasa berat bagi sebagian orang, atau malah sebaliknya? 

entahlah begitulah proses, slalu di tekan untuk menghasilkan sesuai dgn standarisasi orang padahal untuk menghasilkan angka 4 ada banyak cara, tidak sekedar dari  " 2 + 2 "

tapi coba pikir, kalau kita lihat dari sisi lain. mungkin standarisasi orang itu baik buat kita? nyatanya ini perihal tentang proses.pemikiran.dan saling mengerti. lebih dari itu ini tentang diri kita sendiri


□□□


" bisa gk sih sehari aja lo gak usah so mental healty orang orang juga punya masalahnya masing masing cumn gk seberisik kaya lo ! " 

shila terdiam sejenak. berusaha mecerna semua kata dan kalimat yang terlontar padanya . disatu sisi ia merasakan nyeri di dadanya tapi di satu sisi memang begitulah kenyataanya. pahit memang , ah entahlah shila hampir menyerah dengan segala argumen orang orang yang ribut dikepalanya 

tanpa disadari asupan asupan ucapan orang orang membuat dalam diri shila berseteru antara membenarkan, memaksa diri untuk menerima namun sakit dalam sekali waktu hingga ia berada di titik hilang arah. entah mau kemana. entah harus apa.



□□□

hallo guysss
🙌

ini bukan transmigrasi apalgi mafia dan lain lain. ini cuman sekedar kisah biasa tentang seorang remaja dengan dirinya yang menurut aku. ini adalah hal yg kadang orang remehin atau bahkan ditutupi 

apaansi 😭 pokonya mh selamat membaca ♡♡
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir dont expect too much a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#30mentality
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Truth After Love (Tamat, segera terbit) de tiaxyl
36 partes Continúa Contenido adulto
perang "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.
Cerita Tentang Kita de Alcabylla_Cemoong
12 partes Concluida Contenido adulto
Terkadang kita tak mengerti apa yang sebenarnya di inginkan oleh hati, terkadang sebuah hal kecil dapat membuat kita tersenyum dengan tulus atau bahkan mengingatkan kita tentang sepenggal kisah yang pernah terjadi. Aku mungkin hanya orang biasa yang mempunyai banyak mimpi untuk di wujudkan tapi aku selalu percaya suatu saat hal ini akan menjadi nyata walaupun entah kapan akan terrealisasikan, hanya Tuhan yang tahu. Inilah kisahku aku akan memulainya, baca , dengarkan dan mengertilah ini kisahku tentang sebuah perjalanan perasaan yang terjadi dalam hidupku. Entah ini takdir atau hanya ujian hidup yang harus terus aku jalani. Kadang aku merasa ini begitu menyakitkan ,begitu tak adil. Kadang aku ingin marah tapi dengan siapaa? Disaat aku merasa aku tak sanggup lagi menjalaninya aku akan menangis sekeras-kerasnya agar aku bisa merasa lebih baik, tapi tentu saja hal itu hanya bersifat sementara. Ataukah aku harus lari dari kenyataan hidup yang harus aku jalani? Mungkin dengan begitu hidupku akan lebih baik, tak mungkin semudah itu teman-teman aku ini masih remaja belum punya apa-apa , jajan aja masih minta ortu. Yaahh...apapun yang terjadi kedepannya aku cuman bisa jalani. Hidup ini kan penuh dengan teka-teki dan misteri apapun yang terjadi aku harus terus belajar mensyukurinya.hanya itu yang bisa aku lakukan. Seperti menerima keadaanku sendiri . Yaa keadaanku sendiri , keadaan yang kurang baik , keadaan yang sempat membuat aku menangis sebulan lamanya, keadaan yang membuat duniaku seperti kiamat , seperti waktu berhenti berputar . Entah kenapa ini terjadi bertubi-tubi kepadaku . Yang aku tau saat itu aku jatuh dan merasa ini sudah berakhir. . . . . . . Cerita ini telah aku revisi ulang dari cerita sebelumnya yaa..karna ada beberapa yang harus aku ubah sedikit dan perbaiki karna ada kesalahan teknis. Selamat membaca guys...
RUMAH tanpa pintu  de diandlyne
36 partes Continúa
rumah itu punya dinding. punya atap. punya meja makan dan tempat tidur. tapi tidak punya tempat untuk elira merasa aman. di sana, elira tumbuh seperti bayangan. ada, tapi tak pernah dianggap. dilahirkan bukan karena diharapkan, tapi karena tak sengaja. sejak kecil, elira sudah belajar caranya diam. belajar caranya menyembunyikan luka di balik senyum, dan menyembunyikan jeritannya dalam baris-baris puisi di buku matematikanya. ia bukan anak yang cerewet, bukan juga yang mudah dicintai. tapi bukan berarti ia tidak ingin dipeluk. di sekolah, elira hanya ingin melewati hari. tapi semuanya berubah saat seorang guru baru memperhatikannya lebih dari sekadar nilai. untuk pertama kalinya, elira merasa dilihat. tapi... hidup tidak semudah itu. di saat ia mulai berharap, kenyataan kembali menampar lebih keras. masalah di rumah makin dalam, luka makin dalam, dan batas kesabaran pun makin tipis. ketika elira memutuskan diam-diam untuk pergi... barulah semua mata terbuka. tapi seperti luka yang tak segera diobati-penyesalan pun datang terlambat. ini bukan hanya kisah tentang kehilangan. tapi juga tentang suara-suara yang sering kita abaikan. tentang seseorang yang hanya ingin didengarkan... sebelum akhirnya benar-benar hilang. untuk kamu yang pernah merasa sendirian di tengah keramaian-ini kisahmu. dan jika kamu mengenal seseorang yang sering bilang "ga apa-apa", peluk mereka lebih lama. dengarkan lebih dalam. karena bisa jadi, itu adalah tangisan yang paling sunyi. 😞👍🏻 ---
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
All Is Well cover
Truth After Love (Tamat, segera terbit) cover
Show You cover
Breathe cover
Menyerah atau Bertahan? cover
Cerita Tentang Kita cover
Diary Depresiku cover
ALSHA cover
RUMAH tanpa pintu  cover

All Is Well

47 partes Continúa Contenido adulto

Mereka kembar! tapi bukan identik dan mereka saling berbagi rahim, saling berbagi asi, saling berbagi mainan, harus saling berbagi itulah prinsip mereka. saling membantu satu sama lain tentunya, dan tidak ada yang tidak mungkin untuk mereka. lahir dalam keluarga yang kaya raya membuat mereka tumbuh menjadi sombong dan angkuh. terbiasa selalu mendapatkan apa yang mereka mau hanya dalam sekejap membuat kepribadian yang egois dan mereka akan lakukan segala hal untuk mendapatkannya. orang tua yang selalu sibuk kerja membuat mereka tumbuh menjadi liar tanpa didikan dari orang tua, yang mereka tau anak mereka bahagia. apa lagi untuk mendapatkan cyra, ya cyra allesia anak kelas 10 yang memiliki keberuntungan bisa bersekolah si salah satu senior high school ternama di jakarta. TAK ADA KATA TIDAK BISA!