Dear Imamku

Dear Imamku

  • WpView
    Leituras 9
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Capítulos 1
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qui, mar 21, 2024
WpInfo
Ficção
Romance
Bahagia itu sederhana Saat kita merasa lega akan tetesan air yang mengalir mengusir dahaga Sesederhana tersenyum walau kita tengah susah Apa yang kita harapkan dari bahagia Jika bukan tentang ketenangan jiwa? Meski berjuta mimpi yang kita capai Tapi mengundang gundah gulana, itu bukanlah bahagia Namun saat asa kita senang di buatnya Meski itu secuil hal yang ada, itulah bahagia Percayalah! Semakin kita bisa menerima kebahagiaan yang sederhana Semakin mudah kebahagiaan itu menjumpai kita
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • TIME will TELL {On Going}
  • Lelaki Pilihan Ayah & Lekaki Yg Mengagumi Ku [END]✓✓
  • Learning in Progress (Boboiboy x Yaya)
  • save me
  • Cara Bahagia
  • 𝐃𝐈𝐀𝐍𝐓𝐀𝐑𝐀 𝐊𝐄𝐁𝐄𝐍𝐂𝐈𝐀𝐍 [✓]
  • READER VS TUJUH BOBOIBOY
  • Complicated | Halilintar x Reader
  • After You (Selesai) ✔

"Selamat Tinggal." Itulah ucapan terakhir yang ia dengar sebelum sebuah benda pipih dan tajam menikam jantungnya. Mata berwarna jingga layaknya api yang berkobar itu menatap kearah sang pelaku yang menatapnya dengan tatapan kosong. "Sialan kau...seandainya saja...kau tidak pernah dilahirkan dan fakta bahwa kau adalah adikku..." "Kiamat ini tidak akan pernah terjadi." Pedang yang ada di tubuhnya ditarik keluar membuatnya tersungkur di lumpur yang sudah digenangi oleh darahnya sendiri. Melihat bahwa lawannya sudah lumpuh si 'adik' itu pun pergi meninggalkan si 'kakak' menghembuskan napasnya untuk terakhir kalinya. ■□■□■□■□ Mata jingga itu terbuka lagi, kini di depannya ada sebuah jam besar yang jarum jamnya tidak berdetak sama sekali. "Apa yang akan kau pilih, nak? Menyerah dan mati disini atau mengulang kembali waktu yang telah kau sia-siakan?" "Kembalikan aku agar aku bisa menebus kesalahanku yang dulu." "Senang mendengarnya~" □■□■□■□■ Apakah anak itu bisa melakukan perjalanannya? Rintangan apa yang akan ia lalui selama melakukannya? Hanya waktu yang akan menjelaskannya nanti. ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||| Karakter di cerita ini milik @Monsta. Dan video+gambar yang aku cantum bukan milikku. Aku hanya meminjamnya. Maaf jika ada kesalahan kata atau kekurangan. Silahkan berikan kritik dan saran untuk membantu meningkatkan kualitas novel ini. ♡Selamat Membaca♡

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo