Our Beloved Summer

Our Beloved Summer

  • WpView
    Reads 55
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 22, 2024
Kukira mimpi adalah mimpi, kenyataan adalah kenyataan, tapi aku salah. Keduanya saling terikat. Dia terlihat rapuh, dan aku ingin menjaganya, selalu. Tempat yang kukunjungi sambil memegang tangannya, mengingatkanku pada sesuatuー sesuatu yang hangat namun menyesakkan hati. Kembang api yang memekar di langit malam, kios-kios berderet, sensasi hangat dari tangannya yang mengenggam tanganku dengan lembutーmembuat suasana menjadi indah nan manis. Kesalahpahaman akan suatu hal membuat kami menjauh, dan itu hal yang tak kuinginkan. Aku ingin bertemu dengannya lagi dan ingin memperbaiki semuanya. Aku tak puas menemuinya hanya di dalam dunia ilusi. Perasaan itu... masih tetap melekat di tubuhku. Jika perasaan itu masih ada, apakah itu ilusi, atau kenyataan? Inilah kisahku, mencari tahu siapa yang terikat dengan diriku.
All Rights Reserved
#686
karangan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DENTING  [Revisi]
  • I Had That Same Dream Again
  • 𝗖𝗔𝗧 𝗔𝗡𝗗 𝗞𝗜𝗦𝗦 || 𝐈𝐭𝐨𝐬𝐡𝐢 𝐑𝐢𝐧
  • IDOL & MODELS - KUROO TETSURO
  • ❄️ Sukitte ii Na Yo ❄️ (TsukiKage or OiKage)
  • mata atta ne, my dearest [Ryoji x Minako/Hamuko/MShe] [Persona 3 Fanfiction]
  • 【𝑾𝒊𝒍𝒍 𝑩𝒆 𝑴𝒊𝒏𝒆?】
  • LOVE, LUST, & LIFE DEMANDS - A Wattpad Romance by DIAN NITA S.
  • Masuk ke dalam Novel BL?! [BLUELOCK]

Kebersamaan dapat membuka celah dihati seiring berjalannya waktu. Berada disampingmu itu sebuah kenyamanan bagiku. Kamu yang selalu sabar, kamu yang menantiku, kamu yang bertahan disaat aku juga sedang bertahan untuk orang lain. Hingga orang yang aku perjuangkan ternyata mengecewakan. Tapi aku sadar, betapa hati ini kosong. Kau pergi membawa hatiku tanpa membawa diriku. Hatiku dibawa olehmu, aku tak dapat merasakan apapun selain kehangatan jiwamu. Namun, kamu pergi tanpa sempat memberi hatimu, Juga kau biarkan hatiku terkurung disana. Aku jatuh hati padamu. Sedangkan kamu terlalu mudah menjatuhkan hatiku. Kamu melupakanku, menjauhiku. Dan aku hanya bisa diam, menyadari semuanya berjalan menjauh tanpa bisa berbuat apa-apa. Karena ku rasa ini sudah sepantasnya aku dapatkan, mengingat dulu aku-lah yang lebih banyak menyakitimu. Dan itu seperti bomerang, kembali menyerang balik diriku. Aku tak dapat mencegahmu pergi. Dan kamu, diam-diam menjemput perempuan masa lalumu. Namun, aku terlalu bodoh untuk mengetahui perasaan orang macam kamu. Yang aku tahu, cinta itu mudah. Dan ternyata aku salah. Bahkan, aku salah telah memilih orang. ----- Note: Hargai tulisan karena menulis butuh pemikiran, waktu, dan imajinasi yang tak semudah saat membacanya saja. Dan lapor ya, kalo kalian menemukan cerita yang sama seperti ini, makasih ☺

More details
WpActionLinkContent Guidelines