Tanpa Awan

Tanpa Awan

  • WpView
    GELESEN 31
  • WpVote
    Stimmen 7
  • WpPart
    Teile 4
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mi., Apr. 24, 2024
Memiliki keluarga yang mau melindungi dan menjadi tempat untuk cerita memang menjadi sebuah impian seorang anak terutama anak perempuan. Memiliki seorang ayah yang selalu siap melindungi dan seorang ibu yang selalu memberikan kasih sayang. Tapi bagaimana jika keduanya sama sekali tidak mengharapkan kehadirannya? Begitulah yang di rasakan oleh Asheira Hanifa Syakir. Orang tuanya memang pemilik corp ternama, akan tetapi Asheira bukanlah anak yang di harapkan oleh keduanya karna ia terlahir sebagai perempuan. Dan orang yang satu satunya menjadi tempat mengeluarkan isi hatinya dan yang selalu melindunginya terbaring lemah karenanya. Ucapan makian terus terlontar dari berbagai pihak bagaikan awan mendung dan suara berisik yang selalu menghantuinya bagaikan guntur terus bergema. Akankah Asheira terus terjebak dalam situasi seperti itu bagai langit yang tertutup awan? Ataukah Asheira bisa menjadi cahaya yang menembus tebalnya lapisan awan?
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Fence: Keluarga itu Ibarat Pagar
  • Copy of Life
  • Aqiyaa Sherinna
  • Gadis Cuaca
  • Between us
  • Kami Tumbuh Dari Ledakan
  • DI ANTARA DUA KEHIDUPAN (END)
  • My Home

Keluarga itu ibarat pagar. Tidak bisa berdiri sendiri, harus saling merangkul agar lebih kuat. Perlu dipaku agar tetap kokoh, walau terdengar menyakitkan. Pagar itu kadang memang membatasi kita, tapi jangan lupakan jasanya karena pagarlah yang melindungi kita dari dunia luar. Mirip keluarga, 'kan? Di sini ada Halilintar, tiang pertama yang menjadi kepala keluarga karena keadaan. Tidak mungkin berdiri tanpa dukungan Taufan yang mengambil peran 'kakak' untuk adik-adiknya. Gempa dulu yang paling dekat dengan Umma, kini mencoba meniru sosok lembut penuh kasih sayang milik Umma. Lantas, bagaimana dengan 4 yang lain? Blaze selalu berusaha melakukan apa yang dia bisa untuk membanggakan keluarganya. Ais memang terlihat pendiam, tapi bukan berarti dia sepenuhnya abai. Duri memang masih menyimpan trauma, tapi dia tetap selalu berusaha hadir untuk semua saudaranya. Sedangkan Solar, sebagai anak paling bungsu dia selalu mencoba untuk bersikap dewasa. Meski kadang gagal. Ini adalah kisah keseharian para tiang pagar yang berusaha melindungi rumah mereka. Bukan cerita angst atau sedih, ini slice of life. Lebih banyak lawak daripada nangisnya.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien