Tanpa Awan

Tanpa Awan

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 24, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Memiliki keluarga yang mau melindungi dan menjadi tempat untuk cerita memang menjadi sebuah impian seorang anak terutama anak perempuan. Memiliki seorang ayah yang selalu siap melindungi dan seorang ibu yang selalu memberikan kasih sayang. Tapi bagaimana jika keduanya sama sekali tidak mengharapkan kehadirannya? Begitulah yang di rasakan oleh Asheira Hanifa Syakir. Orang tuanya memang pemilik corp ternama, akan tetapi Asheira bukanlah anak yang di harapkan oleh keduanya karna ia terlahir sebagai perempuan. Dan orang yang satu satunya menjadi tempat mengeluarkan isi hatinya dan yang selalu melindunginya terbaring lemah karenanya. Ucapan makian terus terlontar dari berbagai pihak bagaikan awan mendung dan suara berisik yang selalu menghantuinya bagaikan guntur terus bergema. Akankah Asheira terus terjebak dalam situasi seperti itu bagai langit yang tertutup awan? Ataukah Asheira bisa menjadi cahaya yang menembus tebalnya lapisan awan?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Gadis Cuaca
  • Time Loop
  • Between us
  • Light, Azkiel
  • Aqiyaa Sherinna
  • DI ANTARA DUA KEHIDUPAN (END)
  • Sepotong Kata yang Tak Selesai
  • Arthar Kavindra

Ansela Hujan Lentera, seorang gadis sulung yang kocak, heboh, dan ngeselin sekaligus ngangenin, karena sikap hangatnya yang membuat banyak orang nyaman. Walau begitu dia tetaplah seorang sulung yang penuh luka. Sudah harus bekerja di umurnya yang masih belia, memenuhi ekspetasi orang tua, dan harus jadi anak dan kakak yang sempurna. Bukan keadaan yang memaksa, tapi orang tuanya, seseorang yang harusnya jadi cinta dan contoh seorang anak, nyatanya malah menjadi luka untuk anak itu sendiri. Hinaan, tamparan, pukulan, hingga cambukan dan siksaan lain dia dapatkan, namun apakah dia tumbang? tidak semudah itu ferguso! Hidupnya sakit, tapi dicampur kocak, itu yang membuat cerita ini tidak hanya berisi tangis, namun juga tawa yang membuat usus kita kendur. Jika ada yang bertanya, mengapa judulnya Gadis Cuaca? Karena hidupnya seperti cuaca, kadang hujan, kadang panas, kadang dingin, kadang berbunga-bunga, dan kadang kiding. Hai kamu, selamat datang di kehidupan Ansel yang kocak. "Bre, gue kasih tau ye, hidup kalau kaga ada cobaannya, bukan hidup namanya, anggep aja hidup ini kaya game Subway Surf, penuh rintangan tapi asik. Pokoknya kalau lu ngerasa hidup lu sakit, ya asikin aja Bre, sini join ama gue!" -Ansela Hujan Lentera Lihat dulu ceritanya, kalau ga suka, SKIP?!

More details
WpActionLinkContent Guidelines