Anak Antagonis!? Yang Bener Saja

Anak Antagonis!? Yang Bener Saja

  • WpView
    Membaca 226,565
  • WpVote
    Vote 14,561
  • WpPart
    Bab 23
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Sep 10, 2025
WpInfo
Fiksi
Romansa
SEBELUM BACA FOLLOW KOMEN DAN VOTEE YA BACA SELAGI ON GOING, KALAU UDAH TAMAT BEBERAPA CHAPTER BAKAL DI UNPUBLISH! Sekarang ia akan sedikit demi sedikit menerima kehadiran Christroper di kehidupannya. Tetapi beberapa langkah lagi menuju ke arah kursi yang di duduki oleh Christroper. Ternyata Christoper sedang memangku seorang anak perempuan. Bahkan Cheryra yang tak pernah melihat sang ayah tersenyum pun, sekarang ia melihatnya. Nyatanya senyuman itu di berikan kepada seorang anak gadis yang berada di pangkuannya. "Paman, terimakasih atas pemberian hadianya." Ucap anak gadis itu Cheryra melihat anak itu memeluk erat Christroper. "Sama sama." Ucapan lembut yang keluar dari mulut Christroper membuat Cheryra terbelalak kaget. Dirinya yang sebagai anaknya saja tidak pernah mendengar nada lembut dari Christroper. Cheryra menghela nafasnya senyum yang tadinya merekah kini sudah di gantikan dengan senyuman yang murung. Kedua tangannya terkepal erat, walaupun tangan satunya sibuk memegang alas kaki. "Kenapa paman memberikan aku sebuah hadiah?" Tanya anak kecil itu. "Karena, karena... Ingin." Jawab Christroper tangan yang satunya membelai lembut Surai berwarna coklat terang. Cheryra melihat ke arah rambutnya yang berwarna hitam pekat, dirinya membawa beberapa helai rambut untuk di lihatnya. Ternyata rambut gadis itu lebih indah dari pada rambut Cheryra. "Paman baik, aku suka." Anak itu tersenyum senang, dirinya membaringkan kepalanya di dada bidang Christoper. Publish > 22 Maret 2024 25 04 2024 rank tertinggi dari 🥉 #dingin ke 3 🏅#jiwa ke 3
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#590
second
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • I Was The Evil Witch
  • RESURGERE: The Andalas of Nusan [CH]
  • Run Away With My Child [TERBIT - Reinkarnation Stories]
  • LIVE AS THE EMPEROR'S DAUGHTER [SELESAI]
  • The Transmigrated Heiress
  • The Moon and Her Love Story [END]
  • Ruby Kaesta V Or G  [TERBIT]
  • Lady Amethyst [END]
  • Villainess Illusion [HIATUS]

COMPLETED. Dm for follback Spin off from "I'm More Than Just A Princess" ••~•• "Aleeyah Najma, kau dihukum mati atas percobaan perebutan takhta Yang Mulia Damian Azazel Lucretius de Erebos, dan percobaan pembunuhan terhadap Lady Isandra" Kalimat itu terngiang di kepalaku, seraya aku mendongak menatap panggung raja di sebrang sana. Dimana Isandra, menangis tersedu di dalam pelukan Azel saat melihatku yang akan dieksekusi. Aku terenyuh, rasa sakit dan sesak akan penyesalan memenuhi perutku. Apa yang telah aku lakukan? Aku memiliki semuanya namun aku sia-siakan. Sahabat yang begitu tulus, ayah yang perhatian padaku, tidak perlu kusebutkan harta dan ketenaranku. Apa yang kurang? Kenapa aku masih ingin merebut kebahagiaan orang lain? Kenapa aku begitu serakah? 'Kau bodoh Aleeyah' batinku memaki diri sendiri. Sekali lagi, kulihat sahabat baikku di sebrang sana. Ah rasanya bibir hina ini tidak pantas lagi menyebutnya sebagai sahabat. 'Teman ya?' Bibirku terangkat, aku tersenyum kecil. Sebuah kata maaf tidak akan cukup untuk menebus dosaku, akan kubayar semuanya di neraka nanti. Isandra, Azel, ayah, kalian semua berbahagialah. Maafkan kehadiranku yang merupakan bencana, kutuklah aku sebanyak yang kalian suka, aku rela, aku pasrah. Karena diriku adalah pendosa. CRASH ••~•• "Ah lagi-lagi kita harus mengurus bayi ini" Suara siapa itu? Bayi siapa? "Kau benar, sudah berapa lama sejak dia lahir? Tapi grand duke sama sekali belum datang melihatnya, sebenci itu grand duke pada putrinya" Grand duke? Putrinya? Ah persetan, aku tidak peduli. Aku harus keluar dari sini. 'Tapi kenapa tangan dan kakiku pendek sekali?' batinku saat aku tidak mampu menggerakkan anggota gerakku dengan leluasa. Hanya naik turun kanan kiri seperti... 'Tunggu, jangan bilang...' "Ah dia sudah bangun, aku akan mengganti popoknya. Kau siapkan susu setelah itu kita pergi" ucap seorang maid raksasa yang menatapku malas. Tunggu, dia tidak raksasa. 'Aku jadi bayi?!' #1 on

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan