Story cover for Odyseus by Ayrangwave
Odyseus
  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Mar 23, 2024
Rangkaian kematian yang menyisakan tanda tanya. Menarik perhatian seorang gadis dengan obsesi aneh, mendirikan Neo nazi katanya. Segala jenis kisah ia jalani mulai dari kematian seorang dosen akibat penghianatan hingga pertemuan dengan seseorang yang telah membunuh banyak orang hanya untuk memecahkan teka-teki yang datang padanya. Akankah semua teka-teki kematian itu terpecahkan? atau justru malah ia yang mendapat kematian itu?






Disclaimer:
Beberapa part dalam cerita ini merupakan kejadian sungguhan yang pernah di dengar penulis dalam kehidupan nyata yang di fiksikan dan di dramatisasi dengan mengubah fakta-fakta yang ada.
All Rights Reserved
Sign up to add Odyseus to your library and receive updates
or
#972tekateki
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Saksi Diam cover
Murder of the Principal [END] cover
Possessed By Obsession cover
Red thread of Lies (ON GOING!)  cover
School Case [COMPLETED] cover
HIERARCHY [ Coming Soon ] cover
DETECTiVE LOLiPOP : Unlock Mystery cover
Detective Vina cover
Lost In The Fog cover
Anatomi Kehilangan Diri cover

Saksi Diam

15 parts Ongoing

[PROSES ROMBAK] Ini tentang Aruna. Gadis muda yang belum benar-benar mengerti arti 'kehidupan' yang sebenarnya. Ia adalah seorang gadis tak bernoda yang terjebak diantara teka-teki kehidupan. Tak ada petunjuk, tak ada bantuan. Tak ada yang menyadarkannya, seolah semua bersepakat membiarkannya tersesat di dunia gelap tanpa cahaya ini. Kematian tetangga sekaligus teman jamuan-malam-malam neneknya menjadi awal mula semua peristiwa. Orang-orang, dokter dan suster berkata Nathalia terkena penyakit kanker mematikan. Tapi ucapan mereka berbeda seratus delapan puluh derajat dari surat keterangan dokter yang tak sengaja dilihat Aruna diatas meja rumah sakit. Dari sana, perlahan terror mulai menghantuinya. Kardus-kardus berisi buku dengan surat yang menuliskan kalimat-kalimat dengan inti yang sama dengan ancaman disetiap akhir paragrafnya. Tapi Aruna sudah lebih dulu memberitahu nenek dan ibunya. Semua sudah tahu. Tak ada lagi celah dari terduga 'penghilang nyawa' Nathalia. Semua sudah tahu dugaan itu, beberapa turut memojokkan pelaku yang terdeteksi, tapi beberapa juga mulai goyah. Semua sudah tahu. Tapi sungguh, tak ada satupun yang tahu kebenarannya.