7 CARDINAL DIRECTIONS

7 CARDINAL DIRECTIONS

  • WpView
    Lecturas 12
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, mar 24, 2024
WpInfo
Fanfic
1Direction
"Dek, kamu tau ga, kalo segala sesuatu yang ada di dunia ini punya Allah?" "Tau," ujarnya sembari menghapus air mata yang sedari tadi memaksa untuk terus mengalir. "Nah, Adek kan udah tau nih kalo semua yang ada di dunia ini punya Allah. Jadi, tolong ikhlasin ya? Semua yang ada di dunia ini punya waktu. Kalo waktunya dia udah habis, dan dia harus pergi, ya dia bakal pergi. Mau kamu halau pakai cara apapun, kalau takdirnya pergi ya pergi. 'People come and go', Adek tau istilah itu kan? Tapi nggak semua orang yang pergi bakal bener bener pergi kok. Memang ada manusia yang datang untuk pergi. Tapi, ada pula orang yang datang kemudian pergi untuk kembali, entah karena sebuah janji ataupun rindu. Kalo takdirnya dia balik, pasti bakal balik kok. Jangan pernah risau dengan skenario yang telah Allah susun," terang Arna. "Tapi Mas, untuk bentuk kepergian yang satu ini, jelas mustahil untuk kembali, kan?"
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Anaking
  • Geraris
  • Ex or New? [REVISI]
  • Brave Alone
  • From Sorrow To Happiness || Mayor Teddy
  • Dua Jejak (novel teaser)
  • Di antara dua sujud
  • Anugrah Azizah
  • With You 나는 행복하다
  • Neyralgis||On Going
Anaking

Prologue " inna lillahi wa inna ilaihi rajiun......" " kus......!" tegur irfan sambil menepukan telapak tangannya di bahu gw " apa yang telah terjadi kus....?" " ya tuhannn...apa dosa keluarga gw ini fan....." jawab gw dengan rasa sedih, mendapati respon gw yang seperti itu, terlihat irfan, gio dan pak pardi hanya bisa saling bertukar pandang dalam sebuah tanda tanya besar atas apa yang sebenarnya telah terjadi " siapa sebenarnya yang telah meninggal kus...?" tanya irfan kembali dengan rasa penasaran dan berbalas dengan tatapan mata gio yang memandang secara tajam ke arah wajah gw " XXXXXXX....XXXXXXX....." jawab gw dalam derai air mata yang sudah tidak bisa untuk tertahan lagi "inna lillahi wa inna ilaihi rajiun......ya tuhan....lu yang sabar ya kus....." ucap gio diantara ekspresi kesedihan yang terpancar di wajah irfan dan pak pardi " apakah kalian yakin masih akan melanjutkan semuanya ini....?" Sebuah kalimat kekhawatiran yang terucap dari mulut gw ini, kini laksana sebuah sinyal peringatan dari alam bawah sadar gw, yang memberitahukan akan adanya sebuah potensi kejadian buruk yang akan mengiringi jejak langkah kami, di dalam mencapai sebuah titik akhir dari sebuah proses perjalanan panjang untuk menyingkap sebuah bagian kecil dari luasnya hamparan misteri kehidupan yang ada di dunia ini @ meta.morfosis

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido