Kau lah Kakak Terbaikku! (END)

Kau lah Kakak Terbaikku! (END)

  • WpView
    Reads 6,790
  • WpVote
    Votes 460
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 4, 2025
"Gw pengen cepet - cepet ketemu bunda, tapi gw masih ada 6 adik yg harus gw jaga. Bunda, gapapa kan ya.. Hali nyusul bunda keatas? tapi Hali masi ada 6 adik yg harus Hali sayang, Taufan katanya engga sanggup kalo jadi anak pertama. Jadi setelah Hali ngurus adik - adik sampai sukses, Hali boleh nyusul Bunda ya?" Gumam Halilintar yang sedang berbaring di rumput, menatapi indahnya malam. Hali tidak mampu menahan air matanya, dia menangis karna dia kira tidak ada yang melihat. Tiba - tiba.. "Kak.. kakak kenapa nangis?" Ucap Taufan yang kebingungan melihat kakaknya menangis itu. "H - hah? e - engga kok, kakak ga nangis! cuma kemasukan.. r - rumput iya rumput!" Ucap halilintar sambil dengan cepat menghapus semua air matanya, sayangnya Taufan sudah melihat semuanya. Halilintar tidak dapat mengelak. "Kak, kalo ada apa - apa cerita. Bukannya dipendam sendiri, kakak gak nganggep Taufan? Taufan disini kak, Taufan bakal denger semua keluh kesah kak hali." "Maaf." - Halilintar Apa yang bakal dilakuin Halilintar untuk menyukseskan adiknya ya? kalo penasaran yuk baca ceritanya lebih lanjut! '~▪︎°▪︎~' WARNING HARSH / CURSE WORD! WARNING TYPO BERTEBARAN! Selamat membaca!
All Rights Reserved
#549
gentar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Memories Of Our Brother
  • TRAUMATIZED🪽(END)
  • Lost Emotions AU
  • Karena Waktu Bisa Melakukan Apapun
  • ELEMENTAL DREAMS
  • Petaka Eksperimen Solar
  • Siapakah Dirimu Sebenarnya? [BBB Elementals AU]
  • menebus kesalahan kami......
  • Shuffle Siblings ✔️
  • Brothers Hugs [Boboiboy] ✔

Bagaimana jika Halilintar mengorbankan dirinya demi membawa kembali sang adik pulang ke rumah ? Itulah keputusan yang terpaksa ?-bukan, itulah keputusan sukarela yang Halilintar buat agar bisa mengembalikan senyum Gempa yang perlahan menghilang sejak kepergian Taufan. Bukan hanya gempa, adik nya yang lain juga sama, bedanya mereka tak ingin memperlihatkan hal itu. "Sudah menjadi keputusanku" Halilintar meyakini, itulah tugasnya sebagai seorang kakak, sebagai pelindung untuk keenam adiknya, walau ia harus menerima konsekuensi dari keputusan sepihak yang dibuatnya. Namun Halilintar tak peduli akan hal itu, asal keenam adiknya bisa hidup bahagia, tertawa bersama, tak pernah merasakan yang namanya perasaan sakit, semua itu sudah cukup bagi Halilintar. Walau dirinya tidak bisa lagi hidup bersama mereka sejak ia berhasil mengembalikan Taufan kedalam keluarga kecilnya. Karena mereka melupakannya.... Para elemental melupakannya.... Melupakan kehadiran Halilintar sebagai kakak mereka...

More details
WpActionLinkContent Guidelines