Kelas Terakhir

Kelas Terakhir

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing<5 mins
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 29, 2025
Setiap kelas pasti ada kenangan. Tetapi di kelas ini terdapat sumpahan. Di Sekolah Menengah Kebangsaan Seri Lazuardi, kelas 5 Arif baru sahaja memulakan sesi terakhir persekolahan mereka. Namun sesuatu yang aneh berlaku-sebuah meja tambahan muncul di dalam kelas. Meja ke-13. Tiada siapa tahu dari mana itu datang, dan tiada nama tercatat di atasnya. Seorang demi seorang pelajar mula mengalami gangguan pelik-bayang-bayang yang bergerak sendiri, suara memanggil dari pembesar suara yang sudah rosak, mimpi tentang seorang puteri yang menangis di tasik merah. Mereka menemui jurnal lama, senarai nama yang bertukar menjadi merah, dan legenda tentang kelas yang hilang 25 tahun lalu. Kini, sejarah mula berulang. Kebenaran yang terkubur sedang bangkit. Dan jika mereka gagal menyelesaikan ritual terakhir, seorang demi seorang akan dihapus dari realiti. Hanya satu soalan perlu dijawab sebelum semuanya terlambat: Siapa sebenarnya yang masih belum dipanggil namanya?
All Rights Reserved
#626
urbanlegends
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • THE MARIONETTE GAME
  • Bayangan di Klenteng Merah
  • PEMILIK HATI MR. TUNKU
  • Asmaraloka Saptakāla
  • Trustfall
  • Tacenda: Kita Kembar? | Sudah Dibukukan
  • Resah
  • The Only Girl In The Section Full Of Boys
  • Untuk Anggun, Dari Aisy
  • Emerald High : Fight [ C ]

Cathaline bukanlah manusia biasa. Ia adalah boneka porselen hidup - ciptaan dari garis pembuat spirit doll kuno - yang dikendalikan oleh Arthur, sosok misterius yang berkomunikasi hanya lewat perintah dingin dan tak terbantah. Tugasnya sederhana namun kejam: membunuh tujuh orang sebagai bagian dari ritual kelam yang mengikat jiwa dan tubuhnya. Tujuh korban telah jatuh secara beruntun. Sekolah elit Nocturnalisym di Jerman berubah menjadi panggung kepanikan dan paranoia. Cathaline tetap memainkan perannya dengan sempurna - menjadi siswi lemah lembut dan religius - sambil menyembunyikan retakan di balik kulit porselennya. Namun semuanya berubah ketika Keith muncul. Keith adalah mantan pembunuh berantai yang pernah dikurung... lalu menghilang. Tatapannya tajam, senyumnya penuh manipulasi - dan entah kenapa, ia bisa melihat retakan yang tak terlihat oleh manusia lain. Alih-alih membongkar Cathaline, ia justru menawarkan kerja sama. Bukan untuk menyelamatkan dunia - melainkan untuk membalikkan permainan. Sebab Arthur ternyata bukan hanya dalang pembantaian itu - ia adalah keturunan terakhir dari keluarga pembuat spirit doll Tiongkok kuno yang telah mengikat Cathaline ke dalam takdirnya. Arthur tidak hanya mengendalikan Cathaline... ia juga menyimpan rahasia kelam yang bisa menghancurkannya sepenuhnya. Kini permainan berubah arah. Boneka yang dulu dikendalikan, Bersama sang pemburu yang kehilangan arah, Berbalik mengguncang sang pencipta. Apakah Cathaline akan benar-benar bebas? Atau ia hanyalah pion yang berpindah tangan dalam permainan yang lebih besar? Selamat datang di The Marionette Game. Di sini, bukan manusia yang menentukan nasib... melainkan yang paling pandai berpura-pura menjadi hidup.

More details
WpActionLinkContent Guidelines