Beautiful Soul

Beautiful Soul

  • WpView
    Reads 5,100
  • WpVote
    Votes 430
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 17, 2025
[ On going | Diusahakan update setiap minggu ] Belum Revisi . . "Aku suka deh sama langit malam" "kenapa?" "Soalnya Bulan sama Bintang sinarnya indah banget, kalo kamu suka apa ra?" "kalau aku sukanya kita bisa bersama terus selamanya chik" ATTENTION Bukan GxG story!. Harap bijak dalam membaca dan dimohon untuk tidak membawa cerita ini ke real life karena cerita ini hanyalah fiksi semata. atas pengertiannya saya ucapkan terima kasih. • HAPPY READING •
All Rights Reserved
#273
freflo
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DUNIA FLORA
  • Obstacles eternal love || Fresha (End)
  • Mamah muda 2-3 Delchik ✔️
  • CHIKARA: I Love You My Senior [NEW VERSION]
  • Hy Enemy! I MISS YOU. [LENGKAP]
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • FALLING IN LOVE
  • Cinta Sang Prajurit (END)
  • SENANDIKA (Zeedel)
  • My Five Younger's Brother [M5YB]

Gue cuma gak mau Lo mati," suara Fabian terdengar parau. Flora tersenyum getir, " Tapi Lo sendiri yang buat gue ngerasa mati sebelum gue mati," Fabian terdiam. Ucapan flora barusan menampar dirinya keras, membuat rasa bersalah semakin menggerogotinya. " Ra... Tolong ngerti," suara Fabian tercekat. " Gue selalu ngerti Fabian!" bentaknya tak sadar, isakannya semakin terdengar jelas, membuat siapapun yang mendengarnya pasti akan merasa sedih. "Tapi siapa yang peduli perasaan gue?" suara gadis itu melemah. " Siapa yang peduli mental gue hancur? Siapa yang peduli kalo gue cuma orang yang haus kasih sayang? Siapa?!" " Di sini ada gue yang sayang sama Lo," Fabian meraih tangan gadis itu namun flora dengan cepat langsung menepisnya. Air mata Fabian mengalir membasahi pipinya. " Kita bakal hidup bahagia..."satu isakan lolos dari mulut Fabian, namun ia langsung menahannya. Flora menggeleng pelan, tatapannya semakin kosong. " Kisah kita gak bakalan berakhir happy end Fabian..."

More details
WpActionLinkContent Guidelines