We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
I'M ANTAGONIS?!

I'M ANTAGONIS?!

  • WpView
    Reads 69
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 31, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Aku adalah tokoh antagonis dalam sebuah cerita. Kenapa Antagonis? Karena itu adalah peranku. Ini bukan kisahku, ini kisah tokoh utama Protagonis. Aku hanyalah tokoh figuran antagonis yang akan hilang dari cerita seiring konflik cerita selesai. Tapi, apakah aku bisa mengubahnya? Tidak, lebih tepatnya tidak tahu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Protagonist? Ewh [Completed]
  • Transmigrasi Seline (END)
  • Flower in the Rain
  • Alesya is a Changed Antagonist {END}
  • VERMILION RETRIBUTION
  • Figuran Menjadi Tunangan Protagonis
  • Changing Destiny

Kalian dijuluki preman sekolah? Ya, kita sama haha. Murid perempuan SMA sepertiku ini kerap ditakuti oleh warga sekolah. Ntahlah, katanya sih karena aku selalu mengeluarkan aura mendominasi, tapi aku tidak merasa begitu. Preman pada umumnya akan selalu memalak orang miskin, kan? Sedangkan aku selalu membaca cerita-cerita yang membuatku berimajinasi. Kalian juga pasti seperti itu. Saat itu aku sedang membaca salah satu cerita favoritku di tahun ini, berjudul 'We Love You, Amaya' yang menceritakan tentang seorang protagonis yang sangat disayangi oleh semua karakter pada cerita. Namun, tiba-tiba saja seseorang menusukku menggunakan pisau, tepat pada jidat mulusku. Membuatku mati di tempat kala itu. Membuka mata, aku berada di tempat yang asing. Lalu datang seorang perempuan memanggilku- "Amaya!" Tunggu, apa ini? Aku bereinkarnasi ke tubuh Amaya? Sial, padahal aku berkeinginan bereinkarnasi ke tubuh Kaylie, sang antagonis. Well, setiap ada protagonis adapula antagonis nya, kan? Begitu pula pada cerita ini. Baiklah, mari kita ubah judulnya menjadi 'We Hate You, Amaya'. ⚠️ Attention, warning : terdapat kata dan adegan tidak senonoh. Mohon untuk tidak membawa hal buruk cerita ini ke kehidupan nyata.

More details
WpActionLinkContent Guidelines