NATHARIZ

NATHARIZ

  • WpView
    Reads 51
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 3, 2024
"Kalau lo udah gak ada, separuh jiwa gue ikut hilang" ━━━━━━━ Nathaniel dan Athariz telah bersahabat sejak masa kecil. Athariz, seorang anak yang hidup dalam kesedihan yang mendalam. Dia anak terakhir dalam keluarganya setelah kepergian kakaknya yang membuatnya merasa kesepian. Orangtuanya seringkali bertengkar dan bahkan melampiaskan semua pada Athariz, meninggalkan luka emosional yang dalam dan trauma yang sulit disembuhkan. Namun, dalam kegelapan itu, ada sinar kebaikan yang datang dari Nathaniel. Dia telah menjadi teman terbaik Athariz sejak kecil, dan lebih dari itu, dia merasa seperti saudara bagi Athariz. Nathaniel selalu ada untuk Athariz, memberikan dukungan, cinta, dan kehangatan yang Athariz butuhkan. Setiap kali Athariz merasa terpuruk, Nathaniel akan berada di sana, mengangkatnya dan membawanya keluar dari kegelapan. Mereka melalui segala cobaan bersama, dan Nathaniel selalu menjadi rumah dan bahu yang kuat bagi Athariz untuk bersandar. ━━━━━━━ a shimkongz wp ‎ ‎ Written by @sheouwrites ๋࣭ ⭑
All Rights Reserved
#20
gyuvin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Way [Slow Up]
  •   Dia nadine
  • ALEYA~~
  • Perjalanan Kehidupan Kedua (end)
  • Last Scene
  • Satu Tiket Pulang
  • ANATHAN  || END
  • [Not] Fellowship (COMPLETE)

Azergantara Gresion Alaricksioz, seorang anak 13 tahun yang tumbuh dalam keluarga penuh rahasia dan kekerasan, terpaksa belajar bertahan hidup sejak kecil. Dibesarkan oleh seorang ayah yang brutal dan ibu yang penuh kebohongan, hidupnya jauh dari kata bahagia. Selama ini, dia lebih sering dihukum dan diabaikan, bahkan setelah kehilangan saudara kembarnya, Arzhelsio, yang mati karena sebuah kesalahpahaman tragis yang berakar pada pengkhianatan orang tuanya. Setelah pindah ke Jerman, Azer bertemu dengan seorang wanita berusia 40 tahun, yang sebenarnya adalah ibu kandungnya, namun ia tak tahu itu. Wanita ini melihat potensi dan ketulusan dalam diri Azer, meski ia masih diliputi kebencian dan kesedihan dari masa lalunya. Perlahan, wanita itu mulai menunjukkan perhatian dan kasih sayang yang tak pernah Azer dapatkan. Meskipun awalnya penuh keraguan, Azer akhirnya mulai berubah, dan sifatnya yang keras mulai luntur. Melalui waktu dan hukuman yang keras namun penuh kasih, Azer akhirnya mulai belajar menghargai dirinya sendiri dan orang lain. Ia yang dulunya kasar dan emosional mulai berbicara dengan lembut, seperti anak kecil yang baru saja belajar untuk mempercayai orang-orang di sekitarnya. Perubahan ini tidak datang begitu saja, tetapi melalui perjalanan panjang yang penuh dengan luka dan pertumbuhan. Namun, di balik perubahan ini, masa lalu yang kelam terus menghantuinya. Kehilangan, pengkhianatan, dan rahasia keluarga yang mematikan masih berperan besar dalam menentukan jalan hidupnya. Akankah Azer akhirnya bisa menemukan kedamaian, ataukah dia akan terus terjebak dalam bayang-bayang masa lalunya yang kelam? Selamat Membaca

More details
WpActionLinkContent Guidelines